Share

Coding, Metode Belajar Menyenangkan yang Rangsang Kreativitas Anak

Helmi Ade Saputra, Jurnalis · Senin 07 Maret 2022 15:00 WIB
https: img.okezone.com content 2022 03 07 612 2557564 coding-metode-belajar-menyenangkan-yang-rangsang-kreativitas-anak-dxFgHMPUF1.jpg Metode belajar coding asah kreativitas anak (Foto: Timesofindia)

CODING ternyata menjadi salah satu metode belajar yang menyenangkan untuk si kecil loh Moms. Ada banyak manfaat terutama selama pandemi ini.

Lahir di era digital dan serba cepat, membuat mereka lebih mudah mengenali teknologi. Apalagi munculnya banyak konten di media sosial yang membuat anak-anak tertarik menjadi seorang YouTuber dengan penghasilan fantastis.

Karena anak-anak suka game, banyak pula dari mereka ingin menciptakan game keren saat ia dewasa. Belum lagi pekerjaan masa depan juga rata-rata akan lebih menguasai digital seperti programmer. Atau bisa-bisa akan diambil oleh oleh robot.

Anak Belajar

Menurut laporan dari McKinsey Global Institute, hampir separuh dari pekerjaan manusia akan diambil-alih oleh mesin/robot otomatis pada tahun 2055. Sementara saat ini, jumlah programmer yang menguasai coding masih sangat terbatas, yaitu sekitar 24,5 juta orang di seluruh dunia. Akibatnya, profesi programmer/developer pun menjadi profesi yang paling banyak dicari dan dibutuhkan, termasuk di Indonesia.

Sementara itu, jika memperkenalkan coding di usia anak mereka akan berpikir lebih kreatif secara digital. Anak-anak di zaman kini sedang mengalami revolusi teknologi sehingga orangtua pun harus mengikuti zaman.

BACA JUGA : Jenius! Dua Anak Mark Zuckerberg Kuasai Coding Sejak Balita

BACA JUGA : YouTuber Banyak Jadi Cita-Cita, Coba Kenalkan Anak Coding Sejak Dini

Dijelaskan Chief Commercial Officer Hacktiv8 Juventia Vicky Riana, coding sering disebut sebagai bahasa masa depan, karena memungkinkan manusia untuk bisa berkomunikasi dan mengatur mesin dan komputer, alih-alih digantikan perannya. Itulah mengapa, penting bagi anak-anak masa kini untuk mempelajari kemampuan coding sejak dini.

"Coding adalah kemampuan intelektual tinggi, dan hanya dengan berkolaborasi, kita bisa membuat program pengembangan coding yang paling canggih dan mutakhir,” ujar Juventia Vicky dalam keterangan HacktivKidz.

"Melalui sesi coding yang menyenangkan, dengan merangsang imajinasi dan kreativitas mereka dalam membuat berbagai program ataupun game berbasis karakter dan animasi,"

Ada banyak sekali cara untuk belajar coding. Dijelaskan lebih lanjut, anak-anak bisa belaja coding lewat kelas animasi, seni juga roblox.

Untuk kelas animasi sangat cocok bagi pemula yakni 7-13 tahun. Mereka bisa mempelajari block coding dengan animasi, pengenalan dasar, pembuatan animasi dengan Pictoblox, serta penambahan efek suara dan storytelling.

Sementara kelas seni bisa diikuti anak usia 8-13 tahun. Si kecil belajar menggambar dengan coding, serta memainkan efek suara, menggambar, dan mengatur berbagai latar belakang animasi.

Lalu kelas roblox ideal untuk anak usia 8-14 tahu. Dalam kelas tingkat lanjut ini anak-anak mempelajari konsep komputer, logika pemrograman, dan latihan dasar coding untuk mengembangkan sebuah game yang dapat langsung dipraktekan di platform Roblox Studio.

Ya, belajar coding, sebut Juventia, idealnya bisa diikuti oleh anak-anak berusia 8-13 tahun. Mereka bisa belajar memakai perangkat keras yang digunakan setidaknya memiliki prosesor Core i3, RAM 4GB, serta kapasitas memori setidaknya 100GB.

“Seperti pembelajaran bahasa pada umumnya, pengenalan terhadap coding akan lebih baik jika dimulai sejak dini, karena anak kecil lebih reseptif dan bisa melatihnya terus hingga jangka waktu yang panjang.

Tidak hanya sebagai bahasa masa depan, lanjut dia, coding bermanfaat merangsang kreativitas, menumbuhkan semangat inovatif, menstimulasi logika berpikir, dan memperkuat kemampuan anak untuk memecahkan masalah.

Mereka juga bisa meningkatkan rasa percaya diri karena dilatih untuk berani bersuara dan percaya diri mempresentasikan hasil karyanya. Anak-anak juga bisa tekun belajar melalui animasi dan game yang menawarkan tantangan seru, sehingga anak lebih termotivasi.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini