Share

Ini Alasan Lansia Perlu Teratur Dengarkan Musik

Pradita Ananda, Jurnalis · Rabu 09 Maret 2022 17:32 WIB
https: img.okezone.com content 2022 03 09 612 2558933 ini-alasan-lansia-perlu-teratur-dengarkan-musik-uioawbkOUu.jpg Lansia Mendengarkan Musik. (Foto: Shutterstock)

MUSIK tidak hanya dapat membuat mood seseorang menjadi positif, tetapi juga bermanfaat untuk kesehatan. Musik memang bisa dipakai untuk terapi sebagai sarana untuk memulihkan kesehatan.

Musik sendiri merupakan gabungan dari tiga hal, yakni nada, lirik, serta emosi si musikus. Ketiganya lantas menciptakan frekuensi yang membawa efek pada orang yang mendengarkan.

Penelitian menunjukkan bahwa ada beragam manfaat musik untuk kesehatan, seperti menenangkan pikiran, memberi energi pada tubuh, dan mengelola rasa sakit. Selain itu, mendengarkan musik yang lembut juga dapat menurunkan detak jantung dan tekanan darah hingga melancarkan pernapasan.

Lansia

Oleh karena itu, orang lanjut usia (Lansia) yang sering bermeditasi atau mendengarkan program musik memiliki peningkatan signifikan dalam fungsi memori dan kinerja kognitif. Bermeditasi atau mendengarkan musik selama tiga bulan dapat mencegah faktor risiko alzheimer.

Sebuah studi yang dipublikasikan dalam Journal of Alzheimer menunjukkan, lansia dengan penuruna kognitif yang berlatih meditasi 'Kirtan Kriya' dan kerap mendengarkan program musik, mampu merangsang pemrosesan dan fungsi kognitif subyektif.

Penurunan kognitif merupakan tahap kondisi praklinis penyakit alzheimer. Para peneliti berkeyakinan, kedua kegiatan tersebut memberi pengaruh yang baik terhadap pencegahan risiko awal demensia.

"Studi ini mengatakan, kedua praktik sederhana ini tidak hanya meningkatkan mood dan kualitas tidur, tetapi meningkatkan fungsi kognitif dan membantu mereka mencegah kehilangan memori," jelas Kim Innes dari West Virginia University, Amerika Serikat seperti dilansir dari Health Line.

Penelitian menganalisis sekira 60 orang dewasa lansia yang lebih tua dan ditugaskan mengikuti meditasi pemula Kirtan Kriya atau mendengarkan musik. Mereka diminta untuk melakukan kegiatan tersebut selama 12 menit setiap hari dalam 12 minggu.

Peneliti memantau, lansia mengalami perkembangan memori dan fungsi kognitif selama enam bulan (tiga bulan pasca intervensi).

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini