Share

Selain Sirkulasi, Rumah Sehat Harus Bebas dari Zat Berbahaya!

Helmi Ade Saputra, Okezone · Kamis 10 Maret 2022 18:16 WIB
https: img.okezone.com content 2022 03 10 612 2559617 selain-sirkulasi-rumah-sehat-harus-bebas-dari-zat-berbahaya-3Tfv0EmlOw.jpg Rumah sehat. (Foto: Pexels)

GENERASI Z mulai berburu hunian pribadi yang membuatnya nyaman tinggal. Begitu juga dengan kalangan milenial semakin minat mencari tempat tinggal untuk keluarganya.

Survei ini terekam dari data internal Rumah123.com saat mengadakan festival hunian secara virtual. Sebanyak 1500 orang berkunjung ke situs resminya setiap harinya.

Dari jumlah pengunjung total sebanyak 54.3 persen adalah laki-laki, dengan rata-rata kelompok usia merupakan generasi Z (18-24 tahun) dan milenial (25-34 tahun).

 BACA JUGA:Rumah Sehat Tak Hanya Bersih, Perhatikan Faktor-Faktor Ini agar Keluarga Terlindungi

“Dari data ini ada kenaikan minat yang cukup besar untuk mencari hunian. Sementara dari demografi pengunjung, pencari properti masih didominasi oleh warga Jakarta, yakni sebesar 30%, Surabaya 11.9%, Depok 6.8%,

Bandung 6.7%, Makassar 4.4%, Medan 3.9%, Palembang 3.5%, Pekanbaru 2.8%, Semarang 2.2%, dan Manado 1.3%," ujar Country Manager Rumah123.com, Maria Herawati Manik dalam keterangan Mandiri Festival Properti 2021.

 rumah

Rumah tapak masih menjadi tipe properti paling dicari dengan kisaran harga project mulai dari Rp400 juta hingga Rp850 juta. Tdak hanya di Jabodetabek dan Pulau Jawa saja, namun juga Sumatera, Kalimantan, dan Sulawesi.

Ya, sekalipun pandemi, nyatanya tak ada halangan bagi mereka untuk mencari hunian untuk tinggal. Rata-rata generasi Z dan milenial ini punya pendapatan Rp15 juta per bulan hingga 49.2 persen pengunjung. Disusul dengan kelompok pendapatan terbesar kedua >Rp4.5 juta - Rp10 juta (21.3%), >Rp10 juta - Rp15 juta (16.4%), dan <=Rp4.5 juta (13.1%).

Baca Juga: Saatnya Anak Muda Bangkit Bersama untuk Indonesia Bersama Astra

Sebelumnya, Maria juga pernah mengatakan bahwa konsep rumah sehat paling dicari orang selama pandemi. Kriteria rumah sehat salah satu konsepnya cenderung minimalis.

"Rumah sehat itu bahan bangunan bebas dari zat berbahaya, penataan ruang harus bagus, banyak cahaya, pencahayaan dan ventilasi harus baik," ujarnya.

Di samping itu, Anda juga perlu memperhatikan sirkulasi di dalam rumah. Hal ini penting dilakukan agar Anda tak boros listrik dan pergantian sirkulasi udara dalam rumah terjadi secara alami.

"Rumah sehat itu juga sirkulasi udara harus baik dan ga banyak boros AC jadi gak boros listrik," tambahnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini