Share

Mengenal Dermatitis Atopik, Ketika Kulit Kering hingga Bersisik

Martin Bagya Kertiyasa, Okezone · Minggu 13 Maret 2022 00:04 WIB
https: img.okezone.com content 2022 03 11 611 2560345 mengenal-dermatitis-atopik-ketika-kulit-kering-hingga-bersisik-79M0SjxZq2.jpg Kulit kering. (Foto: Shutterstock)

DERMATITIS atopik yang biasa dialami anak-anak bisa berimbas hingga dewasa loh. Perlu perawatan kulit yang mumpuni agar dermatitis atopik ini tak mengganggu.

Dermatitis atopik adalah kondisi peradangan kulit yang kronis dan kambuh. Anak-anak dengan dermatitis atopik sering mengalami disfungsi pelindung kulit yang menyebabkan kulit kering, gatal, bersisik, bergelombang, merah dan / atau bengkak. Jika terjadi goresan kronis, kulit menjadi menebal dan atau mengeras. 

Prevalensi dermatitis atopik mengalami peningkatan setiap tahunnya. Dermatitis atopik dapat menyerang segala usia mulai dari bayi, anak-anak, remaja, dewasa, bahkan orang tua di umur emasnya.

Penelitian oleh Soegiarto et al, tahun 2019, melaporkan bahwa morbiditas penyakit alergi pada anak sekolah di kota metropolitan di Indonesia memiliki pola yang sama dengan negara berkembang lainnya. 

Penelitian ini melibatkan 499 anak dan remaja dari sekolah dan universitas di 5 kota. Dilaporkan 278 subjek setidaknya memiliki satu manifestasi penyakit alergi, dimana kasus dermatitis atopik sebesar 1,8%.

Penyakit yang juga dikenal sebagai eksim kering ini bisa terus kambuh hingga dewasa, meski bagi sebagian anak gejalanya dapat membaik atau bahkan hilang. Penyakit ini tidak bisa disembuhkan, tapi perawatan yang tepat bisa membantu mengendalikan dan meringankan gejalanya.

Bagi sebagian orang yang mengalami kondisi kulit atopik, mengunjungi dan berobat ke dokter kulit ternyata tidak selalu mudah. Meski rasa gatal sudah tak tertahankan dan permukaan kulit sudah berubah total, tetap saja ada beberapa orang yang merasa enggan untuk meminta bantuan kepada dokter spesialis kulit.

 BACA JUGA: Tips Mendapatkan Kulit Flawless, Simak Yuk!

Direktur ERHA Noviana Supit mengatakan, banyak faktor yang menyebabkan orang dengan penyakit kulit tersebut enggan berkunjung ke dokter spesialis kulit, seperti kurangnya pengetahuan mengenai penyakit kulit, kondisi pandemik yang menyebabkan orang takut ke rumah sakit, keterbatasan waktu dan biaya, dan masih banyak faktor lainnya.

"Penyakit kulit ini sangat bisa ditangani dokter spesialis kulit yang berpengalaman, alat medis yang lengkap, sehingga tentunya juga memiliki kemampuan untuk memberikan solusi menyeluruh untuk kesehatan kulit," ujarnya dalam keterangan ERHA Ultimate Atopy Cure.

Baca Juga: Lifebuoy x MNC Peduli Ajak Masyarakat Berbagi Kebaikan dengan Donasi Rambut, Catat Tanggalnya!

Dia menambahkan, setiap orang berhak memiliki kulit sehat. Saat berkunjung ke dokter, setiap perawatan sangat dipersonalisasi untuk setiap pasien dengan kenyamanan yang jadi perhatian.

Nah, saat Anda ragu untuk berobat ke rumah sakit, ke klinik kecantikan pun bisa karena ada dermatologis yang berpengalaman. Perlahan-lahan dokter kulit akan menemukan solusinya dan Anda perlu sabar untuk melakukan perawatan penyembuhan penyakit kulit semacam dermatitis atopik ini.

"Secara journey, pasien juga akan merasa lebih aman karena tidak harus pergi ke rumah sakit dan bertemu banyak orang," tutupnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini