Share

Dianggap Tampil Sensual, Sekolah di Jepang Larang Murid Perempuan Kuncir Rambut

Muhammad Sukardi, Okezone · Jum'at 11 Maret 2022 20:32 WIB
https: img.okezone.com content 2022 03 11 612 2560273 dianggap-tampil-sensual-sekolah-di-jepang-larang-murid-perempuan-kuncir-rambut-qsHuZKrYhP.jpg Siswi Jepang. (Foto: Reuters)

JEPANG memang menjadi salah satu negara yang sangat melindungi hak para warganya. Sayangnya di Jepang tingkat pemerkosaan masih sangat tinggi.

Jumlah insiden pemerkosaan di setiap 100.000 orang warga di Jepang mencapai 1.289, pada 2020, menurut data National Master's Crime.

Oleh karena itu, pemerintah Jepang pun melarang para murid perempuan untuk menguncir rambut mereka di sekolah. Hal tersebut, demi menjaga murid perempuan dari tindakan pelecehan seksual.

Siswi Jepang

Dengan rambut gaya kuncir kuda, memungkinkan tengkuk murid perempuan terlihat dan area tengkuk tersebut dianggap area sensual bagi laki-laki. Ya, banyak pria menyukai area itu.

Mantan guru sekolah menengah Motoki Sugiyama menjelaskan bahwa aturan ini merupakan lanjutan dari kebijakan sebelumnya yang mana pihak sekolah melarang murid perempuan mengenakan pakaian dalam warna selain putih. Kebijakan itu diharapkan melindungi murid perempuan dari risik pelecehan seksual.

"Pihak sekolah khawatir dengan rambut gaya kuncir kuda, tengkuk murid perempuan akan dilihat murid laki-laki dan ini memicu kekerasan pelecehan seksual, aturan ini tak jauh berbeda dengan pakaian dalam putih," terang Sugiyama, seperti diberitakan New York Post, Jumat (11/3/2022).

Baca Juga: Lifebuoy x MNC Peduli Ajak Masyarakat Berbagi Kebaikan dengan Donasi Rambut, Catat Tanggalnya!

Laporan Vice mengungkapkan bahwa survei 2020 yang pernah dilakukan menunjukkan di prefektur Fukuoka, satu dari 10 sekolah melarang rambut kuda bagi murid perempuan.

Aturan tersebut dinilai Sugiyama sebagai kebijakan yang seksis dan membatasi ekspresi gender murid perempuan. Karena itu, dia lebih ke membebaskan murid untuk bergaya seperti yang mereka mau.

Perlu Anda tahu, sekolah di Jepang punya beberapa aturan ketat untuk murid perempuan, misal warna kaus kaki, seberapa panjang rok yang dipakai, bahkan sampai bentuk alis.

Pihak sekolah juga melarang murid perempuan mewarnai rambut. Kalau memang ada murid yang mengaku rambutnya memang dari lari coklat atau warna selain hitam, mereka harus memberikan bukti rumah sakit yang mengatakan bahwa rambutnya memang terlahir tidak hitam.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini