Share

Mau Beli Vitamin dan Suplemen? Yuk Ikuti 6 Cara Cermat Ini

Novie Fauziah, Jurnalis · Sabtu 12 Maret 2022 15:05 WIB
https: img.okezone.com content 2022 03 12 612 2560473 mau-beli-vitamin-dan-suplemen-yuk-ikuti-6-cara-cermat-ini-a4lx8Fm5lo.jpg Ilustrasi cara cermat memilih vitamin dan suplemen untuk cegah covid-19. (Foto: 8photo/Freepik)

PADEMI covid 19 memberikan dampak terhadap pola pikir masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan. Hal ini membuat masyarakat yang sebelumnya tidak mengonsumsi vitamin dan suplemen kesehatan menjadi meminumnya.

Langkah tersebut dilakukan dampak banyaknya virus yang tidak kasatmata, sehingga memberi tantangan tersendiri bagi produsen-produsen produk kesehatan, termasuk vitamin dan suplemen.

Baca juga: Waspada! WHO Umumkan Muncul Varian Baru Covid-19 Bernama Deltacron 

Ketua Perhimpunan Alergi dan Imunologi Indonesia Profesor Dr dr Iris Rengganis Sp.PD-KAI FINASIM mengatakan pentingnya mengonsumsi vitamin di saat pandemi. Salah satunya adalah vitamin D, karena berdasarkan studi terbaru dari jurnal Plos One, vitamin D berperan penting dalam mencegah gejala berat covid-19.

Studi tersebut melibatkan 1.176 pasien covid-19 yang dirawat di rumah sakit pada April 2020 sampai Februari 2021. Selain itu penelitian tersebut juga mengungkapkan tingkat mortalitas pasien covid-19 dengan defisiensi vitamin D berkisar di angka 25,6 persen.

"Sedangkan tingkat mortalitas pada pasien dengan kadar vitamin D yang mencukupi jauh lebih rendah, yaitu 2,3 persen," kata Prof Iris dalam keterangan resminya yang diterima MNC Portal, Sabtu (12/3/2022).

Baca juga: 3 Resep Fusion Food Kekinian, Lezat dan Menyehatkan! 

Para peneliti juga berhasil menemukan korelasi yang kuat antara vitamin D dan penurunan angka kematian pada kasus virus corona atau covid-19. Penelitian yang dipimpin oleh Northwestern University ini menganalisis data dari sejumlah rumah sakit di China, Prancis, Jerman, Italia, Iran, Korea Selatan, Spanyol, Swiss, Inggris Raya, dan Amerika Serikat.

Begitu juga vitamin E dan omega 3. Kedua nutrisi itu penting membantu mengatasi penyakit arteri koroner. Sesuai penelitian yang diterbitkan oleh US National Library of Medicine, omega 3 dan vitamin E bila dikonsumsi bersamaan dapat menurunkan insulin serum dan resistensi insulin pada orang yang menderita penyakit arteri koroner.

Masyarakat pun diimbau cermat dengan memerhatikan kualitas dari produk kesehatan yang dikonsumsi, yaitu dengan cara berikut ini:

1. Cermati kemasannya

Kemasan sejatinya berfungsi melindungi produk dari kontaminasi. Obat-obatan atau vitamin dan suplemen yang baik memiliki kualitas kemasan yang baik dan kuat, serta tidak mudah rusak.

Baca juga: Ibu Berperan Penting Cegah Stunting pada Anak, Rutin Lakukan 5 Hal Ini! 

2. Cek komposisinya

Konsumen bisa mencermati komposisi yang biasanya tertera pada label di kemasan. Sebaiknya sebelum memilih suatu produk, konsumen kenali dulu kebutuhan tubuhnya masing-masing. Sehingga, dapat memilih produk dengan komposisi yang paling tepat.

3. Periksa tanggal kedaluwarsa

Kemudian dengan cara ini, tentunya bukan hanya penting dilakukan ketika memeriksa kualitas produk obat-obat serta vitamin dan suplemen. Melainkan produk apapun yang akan masuk ke tubuh manusia atau diaplikasikan pada tubuh manusia, seperti makanan, produk perawatan kulit dan kecantikan.

4. Pastikan kealamian bahan bakunya

Produk kesehatan terbaik tentunya adalah yang menggunakan bahan alami dan diproduksi dengan metode yang tidak berisiko mengurangi kadar nutrisi alami dari bahan baku tersebut.

5. Periksa izin edar

Indonesia memiliki Badan Pengawas Obat-obatan dan Makanan (BPOM), bertugas memastikan produk makanan dan kesehatan atau obat itu asli. Semua produk makanan dan kesehatan harus terdaftar dan memiliki izin edar dari BPOM, tidak terkecuali vitamin dan suplemen.

Baca juga: Benarkah Menahan Pipis Bisa Sebabkan Sakit Ginjal? 

6. Kenali perusahaan produsen dan telusuri proses pembuatannya

Terakhir, penting sekali bagi konsumen untuk memilih produk obat, vitamin, suplemen kesehatan yang asalnya jelas, bukan hanya perusahaannya yang jelas, melainkan juga bahan baku dan proses produksinya.

Dalam hal ini, konsumen bisa mencari tahu kredibilitas perusahaan, proses manufaktur, tanggung jawab perusahan, serta testimoni dari konsumen lainnya. Produsen produk kesehatan yang sangat mementingkan kualitas, tentunya tidak ragu untuk menunjukan proses manufakturnya.

Bahkan kini banyak perusahaan yang sudah membuka akses bagi konsumen untuk secara langsung memeriksa asal dari bahan baku produk yang mereka konsumsi. Fitur yang sering disebut "traceability" itu kini makin marak di pasaran, mengingat konsumen semakin cerdas dan makin memerhatikan kualitas.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini