Share

Bermain Tak Cuma Berikan Efek Rekreasional untuk Anak Loh

Tim Okezone, Jurnalis · Selasa 15 Maret 2022 15:06 WIB
https: img.okezone.com content 2022 03 15 612 2561937 bermain-tak-cuma-berikan-efek-rekreasional-untuk-anak-loh-LHaAu04u0m.jpg Ilustrasi Anak Bermain. (Foto: Shutterstock)

BERMAIN peran atau role playing biasanya dilakukan oleh anak-anak menirukan apa yang mereka tonton atau lihat. Biasanya, mereka akan menirukan beberapa profesi yang umum, seperti polisi, dokter, pemadam kebakaran, koki dan masih banyak lagi.

Permainan yang biasa disebut dengan pretend play atau bermain pura-pura tersebut memang menjadi media bagi anak dalam melakukan eksplorasi antara imajinasi dan kenyataan dalam kehidupan mereka. Menurut riset, anak-anak belajar melalui bermain untuk mengerahkan emosi seperti takut, cemas, sedih dan senang.

Pendiri dan Kepala Akademik Montessori Haus Asia Rosalynn Tamara mengatakan, melalui bermain anak usai pra-sekolah dapat menguatkan kemampuan diri dalam mengolah emosi, yang mana akan menghasilkan sosok dewasa di masa depan yang memiliki emosi stabil dan kuat.

Anak bermain

"Bermain merupakan kegiatan yang menyenangkan untuk anak-anak. Bahkan ada tiga aspek yang ditumbuhkan dalam area perkembangan emosi pada anak dalam bermain, meliputi; Membangun kepercayaan diri dan rasa keberhargaan, Bereksperimen dengan berbagai emosi, dan Melepaskan emosi dan trauma," katanya seperti dilansir dari Antara.

"Banyak orang tua menganggap bahwa bermain hanya memiliki efek rekreasional pada anak, padahal bermain memiliki peranan penting untuk membantu proses perkembangan emosi sang buah hati," kata Brand General Manager dari Early Learning Centre Indonesia Mohit Nigam.

Oleh karena itu, sangat penting bagi orangtua untuk memberikan mainan edukasi yang tepat sesuai usia sang buah hati. "Pemilihan mainan sesuai usia sangatlah penting, agar si kecil dapat berkreasi dan bermain sesuai dengan tingkat perkembangan emosi dan kreativitasnya," tambah dia.

(mrt)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini