Share

Telusuri Mahendradatta dari Mojokerto hingga Bali, Nina Nugroho X Sinta Ridwan Luncurkan Koleksi Perempuan Masa Lampau

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Sabtu 19 Maret 2022 18:01 WIB
https: img.okezone.com content 2022 03 19 194 2564381 telusuri-mahendradatta-dari-mojokerto-hingga-bali-nina-nugroho-x-sinta-ridwan-luncurkan-koleksi-perempuan-masa-lampau-fjG67hr3Cx.jpg Nina Nugroho X Sinta Ridwan. (Foto: Nina Nugroho)

SOSOK perempuan memang masih belum mendapatkan penghormatan yang seimbang dibandingkan jasa mereka. Oleh karena itu, kesetaraan gender pun banyak digaungkan oleh beberapa kalangan.

Apalagi, kehidupan zmaan dahulu yang memang tidak memandang seorang perempuan. Oleh karena itu, Nina Nugroho, seorang desainer, berkolaborasi dengan Filolog dan calon Arkeolog muda Sinta Ridwan meramu cerita-cerita masa lalu tersebut menjadi karya fashion kekinian.

Kisah perempuan bernama Mahendradatta melatarbelakangi lahirnya koleksi terbaru kolaborasi mereka yang diberi nama jenama Herstori. Riset mendalam dilakukan untuk menghasilkan karya fashion yang tak hanya indah, tetapi ada nilai sejarah dan edukasi di dalamnya.

"Ini bukan sekadar karya fashion, tetapi bentuk tanggung jawab kami sebagai anak bangsa melestarikan budaya dan sejarah. Kami juga merasa punya tugas untuk mengenalkan kepada generasi muda sosok-sosok perempuan hebat yang mungkin belum banyak diketahui," kata Nina Nugroho saat ditemui di Museum Nasional Jakarta,.

Nina Nugroho X Sinta Ridwan

Sinta menambahkan, banyak perempuan masa lampau yang eksistensinya terpinggirkan. "Dengan kolaborasi saya dan Nina Nugroho ini, diharapkan kisah-kisah perempuan yang terasingkan ini bisa diangkat ke publik sehingga mereka punya tempat juga di masyarakat Indonesia."

Koleksi Mahendradatta Herstori sarat akan sejarah. Semua tersaji dalam bentuk motif dan bordiran yang tak sembarang dikerjakan. Ya, riset mendalam dilakukan dua perempuan hebat ini sampai akhirnya lahir beberapa potong pakaian ready-to-wear yang amat kekinian. Menurut Nina, riset dikerjakan dengan sangat serius dan benar-benar terjun langsung ke lapangan.

Sinta dengan bekal pendidikan Arkeologinya coba mengamati jejak sejarah Mahendradatta dari Mojokerto hingga Bali. Manuskrip dan archa bersejarah yang tertinggal dari masa lalu dibaca oleh Sinta dengan seksama sehingga tercipta beberapa motif yang dituangkan di karya fashion.

"Motif aksara gempeng yang artinya melebur ada di salah satu peninggalan sejarah Mahendradatta. Lalu, ada juga motif angka 998 masehi yang menandakan tahun Mahendradatta hidup," cerita Sinta.

Luar biasanya, Nina menjelaskan bahwa aksi nyata melestarikan sejarah lewat fashion ini didukung oleh pemerintah. Ya, Dinas Pariwisata tempatnya melakukan riset mendukung penuh riset untuk karya fashion ini.

Bahkan Dinas Kebudayaan pun diakui Sinta mendukung penuh dirinya melakukan pendalaman materi sejarah tentang sosok Mahendradatta tersebut. "Dukungan yang diberikan amat sangat berharga dan kami bangga bisa mendapatkannya," kata Sinta.

Mahendradatta sendiri merupakan perempuan yang hidup di masa Kerajaan Medang abad ke-10. Sosok ini diangkat sebagai latar utama lahirnya koleksi perdana Herstori bukan tanpa alasan.

"Sosok Mahendradatta adalah perempuan hebat yang mencintai ilmu, menjadi pemimpin politik, penentu kebijakan masyarakat, hingga ibu luar biasa yang melahirkan 3 putra yang semuanya menjadi raja di tanah Jawa dan Bali, yaitu Raja Airlangga, Raja Marakata, dan Raja Wungsu," tutur Sinta.

Nina Nugroho X Sinta Ridwan

"Mahendradatta merupakan perempuan Jawa yang lahir pada abad ke-10 Masehi. Ia terlahir sebagai saudara perempuan dari Dharmawangsa Tguh. Ia sosok yang sadar pentingnya pendidikan, berani mengambil tantangan dengan tetap menghargai kebudayaan Bali tanpa melupakan identitas Jawa tempatnya berasal," terang Nina.

Nina melanjutkan, latar belakang itu lah yang membuat dia dan Sinta memutuskan untuk membawa kisah Mahendradatta dalam karya fashion kekinian di masa sekarang. Mahendradatta bukan hanya perempuan hebat, tetapi dia adalah sosok perempuan berdaya dari masa lalu yang diharapkan bisa menginspirasi perempuan masa kini.

"Sosok Mahendradatta sejalan dengan Gerakan #akuberdaya yang menjadi payung besar jenama Herstori," tambah Nina.

Bicara soal koleksinya, Mahendradatta by Herstori kuat di motif yang diaplikasikan dengan teknik sablon printing dan bordir. Koleksi bernuansa simple casual dengan item seperti hoodie, t-shirt, celana panjang, dan outer. Aksesori seperti hijab dan bucket hat pun ditambahkan dalam koleksi ini.

Jika dilihat sekilas Anda mungkin tidak melihat sesuatu yang wow dari koleksi ini, tetapi saat melihat secara detail motif yang disuguhkan di atas kain, Anda seperti dibawa ke nuansa masa lalu dengan permainan gambar motif yang biasa kita lihat di dinding candi, arca, ataupun manuskrip kuno.

Warna yang ditampilkan pun cenderung earth-tone. Tapi, bukan sembarang warna, karena menurut Nina Nugroho, warna yang disajikan di koleksi ini sejalan dengan kisah Mahendradatta itu sendiri.

Nina Nugroho X Sinta Ridwan

"Jadi, saat riset berjalan, kami juga menemukan beberapa warna yang menyatu dengan diri Mahendradatta, seperti merah, emas, putih, hitam, abu-abu, dan hijau," terang Nina.

Di lain sisi, Sinta menuturkan bahwa kolaborasinya dengan perancang busana Nina Nugroho adalah bentuk nyata dirinya berkontribusi dalam melestarikan sejarah. Menurut Sinta, karya fashion adalah salah satu medium efektif mengenalkan sejarah ke generasi masa kini.

"Fashion adalah medium yang efektif mengenalkan sejarah masa lalu. Lewat fashion, hal-hal detail bisa dituangkan dengan cara yang indah tanpa menghilangkan esensi dari sejarah itu sendiri," tambahnya.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini