Share

Waspadai TBC Tanpa Gejala, Tak Sakit Tapi Menularkan ke Orang Lain

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Selasa 22 Maret 2022 13:10 WIB
https: img.okezone.com content 2022 03 22 481 2565775 waspadai-tbc-tanpa-gejala-tak-sakit-tapi-menularkan-ke-orang-lain-KuyhS0cpca.jpg Menderita TBC (Foto: Istockphoto)

KUMAN TBC yang bernama Mycobacterium Tuberculosis pada kenyataannya bisa tidur di dalam tubuh. Ini yang mencetuskan penyakit Infeksi Laten Tuberkulosis (ILTB) atau TBC tanpa gejala.

Penyakit tersebut membahayakan karena pasien merasa baik-baik saja, tidak sakit, padahal di dalam tubuhnya memiliki kuman TBC yang bisa menular ke orang lain. Menariknya, kuman TBC yang tertidur itu tidak bisa diprediksi kapan bangunnya.

 TBC harus diobati

"Pada beberapa kasus, ILTB terjadi pada balita. Jadi, di usianya yang masih kecil dia sudah menyimpan kuman TBC tapi karena imunitasnya masih cukup kuat menekan munculnya gejala, alhasil TBC-nya tidak bergejala," terang dr Nurul H.W. Luntungan, MPH, Ketua Yayasan Stop TB Partnership Indonesia (STPI) dalam Webinar Kemenkes, Selasa (22/3/2022).

Nah, lanjut dr Nurul, saat si balita itu tumbuh besar dan ada kondisi imunitasnya lemah, kuman TBC yang tertidur itu bisa bangun dan akhirnya memicu munculnya gejala.

"Makanya, pada pasien ILTB pemberian obat Terapi Pencegahan Tuberkulosis (TPT) sangat penting agar kuman TBC yang tak menyebabkan gejala itu bisa dikalahkan dan artinya TBC benar-benar tidak dialami si pasien," tambahnya.

Obat TPT sendiri ada yang diberikan dalam kurun waktu 3 bulan dengan aturan minum 1 minggu sekali atau ada juga obat TPT yang dikonsumsi 6 bulan full dan dikonsumsi setiap hari. Ini akan dipengaruhi oleh diagnosa dan pemeriksaan dokter.

Karena ILTB ini TBC tak bergejala, sangat diharapkan kepada masyarakat yang merupakan kontak erat pasien TBC untuk melakukan skrining TBC untuk mencari kuman yang mungkin menyebar ke anggota keluarga.

Tracing yang tepat dan cepat akan meminimalisir penyebaran kuman antarorang di sekitar pasien TBC. Ini penting karena TBC yang tak tertangani akan menjadi masalah serius, baik untuk pasien itu sendiri maupun orang lain.

 BACA JUGA:Terungkap! TBC dan Covid-19 Bisa Serang Tubuh Bersamaan, Dampaknya Mengerikan

"Ketika ada nenek-kakek atau bapak-ibu yang didiagnosa TBC, dan kebetulan tinggal serumah, meski Anda tidak bergejala, segera lakukan tes TBC karena risiko ILTB sangat besar," saran dr Nurul.

(DRM)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini