Share

Perokok Punya Risiko Besar Mendengkur, Yuk Atasi dengan 3 Cara Ini

Tim Okezone, Jurnalis · Rabu 23 Maret 2022 14:10 WIB
https: img.okezone.com content 2022 03 23 481 2566341 perokok-punya-risiko-besar-mendengkur-yuk-atasi-dengan-3-cara-ini-QFamxyKR1X.jpg Mendengku. (Foto: The Sun)

MEROKOK membuat seseorang terbiasa mendengkur saat tidur. Kok bisa?

Untuk diketahui, mendengkur tidak melulu diakibatkan badan kita terlalu lelah, tapi juga dapat disebabkan oleh efek samping dari merokok.

Dikutip Verywellhealth, dalam satu penelitian yang dipublikasikan di National Library of Medicine dengan judul “Smoking as A Risk Factor for Sleep-Disordered Breathing”, pada 811 orang dewasa yang perokok, risiko mendengkur 2,3 kali lebih besar dibandingkan mereka yang tidak merokok. Meskipun belum ada penelitian lebih lanjut terhadap perokok pasif, sangat mungkin bahwa paparan asap rokok juga meningkatkan risiko mendengkur.

 BACA JUGA:Gemar Olahraga Tapi Masih Merokok, Apa Dampaknya?

“Perokok memiliki risiko lebih besar untuk mengalami gangguan pernapasan saat tidur daripada yang tidak pernah merokok. Perokok berat memiliki risiko terbesar sementara mantan perokok tidak berisiko lebih tinggi mengalami gangguan pernapasan saat tidur,” demikian isi hasil riset tersebut, dikutip Verywellhealth.

merokok

Dijelaskan lebih lanjut, asap rokok menyebabkan peradangan pada membran mukosa (selaput lendir). Peradangan ini memicu pembengkakan dan peningkatan postnasal drip, yaitu lendir ekstra yang terasa di bagian belakang hidung dan tenggorokan.

Dampaknya, jalan napas menjadi lebih sempit, sehingga aliran udara lebih bergejolak. Risiko ini meningkat di kalangan perokok

“Gangguan saluran napas bagian atas, terutama hidung dan tenggorokan, dapat meningkatkan gangguan jalan napas sehingga menyebabkan suara dengkuran yang tidak menyenangkan," tambah keterangan itu.

Jika terbiasa mendengkur, maka kualitas tidur Anda kurang baik. Mendengkut bisa membuat Anda kurang tidur dan efeknya bisa berupa kelelahan sepanjang hari, konsentrasi terganggu, peningkatan iritabilitas, dan tenggorokan kering di pagi hari.

Nah, dalam jangka panjang ada sejumlah masalah kesehatan serius terkait akibat dari kurang tidur, seperti gangguan kesehatan jantung, tekanan darah tinggi, diabetes tipe 2, kerusakan hati, dan depresi.

Lalu, bagaimana solusi agar Anda tak terbiasa mendengkur? Berikut langkah-langkahnya yang bisa Anda simak

Berhenti merokok

Dilansir dari Snoreeze, berhenti merokok dapat membantu Anda berhenti mendengkur. Jadi, Anda harus segera membuat rencana untuk berhenti merokok. Anda bisa mulai konsultasi dengan ahli konseling untuk berhenti merokok, mencari dukungan dari anggota keluarga atau teman, perlahan mengurangi, atau bahkan langsung berhenti sepenuhnya.

Olahraga

Studi ilmiah telah membuktikan bahwa rutin berolahraga membantu otak Anda menghasilkan senyawa kimia untuk mengurangi ketergantungan terhadap nikotin yang dapat membantu Anda untuk berhenti merokok.

Produk alternatif

Jika berhenti merokok secara langsung sangat sulit dilakukan, pilihan lain adalah beralih ke produk tembakau alternatif seperti produk tembakau yang dipanaskan, rokok elektrik, dan kantung nikotin. Lembaga eksekutif Departemen Kesehatan Inggris, Public Health England (PHE), dalam Evidence Review of E-Cigarettes and Heated Tobacco Products 2018 melaporkan bahwa produk tembakau yang dipanaskan memiliki risiko yang lebih rendah hingga 95 persen daripada rokok.

“Bagi perokok, terutama mereka yang telah mencoba berhenti melalui berbagai metode tapi tidak berhasil, kami sangat menyarankan mereka mencoba produk tembakau alternatif. Idealnya dengan dukungan tambahan dari layanan berhenti merokok, demi peluang terbaik berhenti merokok untuk selamanya,” kata Profesor John Newton, Direktur Peningkatan Kesehatan di PHE.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini