Share

Mengenal Gejala Diabetes Usia Muda

Komaruddin Bagja, Jurnalis · Jum'at 25 Maret 2022 17:31 WIB
https: img.okezone.com content 2022 03 25 481 2567689 mengenal-gejala-diabetes-usia-muda-7VvyvMxOxJ.jpg Ilustrasi Gejala Diabetes Usia Muda. (Foto: Shutterstock)

GEJALA diabetes usia muda sering dianggap remeh oleh penderitanya. Pola hidup merupakan faktor penting penyebab mereka yang berusia muda terserang diabetes.

Secara umum, berikut beberapa kondisi yang menjadi ciri-ciri diabetes di usia muda: Mudah lapar, Mudah mengalami kelelahan, Perubahan suasana hati secara tiba-tiba, Mudah haus, Disfungsi ereksi, Pandangan kabur, Lemahnya kekuatan otot, Menurunnya gairah bercinta, Meningkatnya jumlah urine saat buang air kecil dan Luka membutuhkan waktu lama untuk sembuh dan kering.

Siapa bilang usia muda akan terbebas dari penyakit diabetes melitus? Justru di usia muda, anak muda kebanyakan abai terhadap kesehatan diri sendiri. Mereka kebanyakan mengonsumsi makanan cepat saji, makanan penuh gluten seperti donat, roti dan kue.

Pada saat Anda mengonsumi gula dalam jumlah yang banyak, maka akan terjadi peningkatan insulin. Tubuh pun tak dapat mengolah glukosa dengan baik. Selain pola makan, faktor seperti usia, berat badan, genetik, dan gaya hidup juga turut berperan dalam berkembangnya penyakit ini.

Gejala Diabetes usia muda

Sementara itu, penyebab pasti dari diabetes tipe-1 belum diketahui secara pasti. Meski begitu, penyakit autoimun diketahui ikut berkontribusi karena membuat sistem imun tubuh menyerang dan menghancurkan sel beta penghasil insulin di pankreas.

Faktor lain yang disebut ikut ambil peran dalam munculnya penyakit ini antara lain genetik dan lingkungan. Oleh karena itu, para penderita diabates ini pun memerlukan suntikan insulin. Bagi penderita diabetes tipe-1, suntikan insulin merupakan obat utama karena tubuh mereka tidak mampu memproduksinya.

Ada empat jenis insulin yang dapat digunakan oleh penderita diabetes. Masing-masing jenis dibedakan berdasarkan seberapa cepat cairan tersebut bekerja dan berapa lamakah efeknya bertahan dalam tubuh.

Jenis-jenis insulin yang bisa digunakan, meliputi:

- Rapid-acting insulin: bekerja 15 menit setelah disuntikkan, efeknya bertahan 3-4 jam

- Regular (short-acting) insulin: bekerja 30-60 menit setelah disuntikkan, efeknya bertahan 5-8 jam

- Intermediate-acting insulin: bekerja 1-2 jam setelah disuntikkan, efeknya bertahan 14-16 jam

- Long-acting insulin: bekerja 2 jam setelah disuntikkan, efeknya bertahan hingga 24 jam

- Ultra long-acting insulin: bekerja 6 jam setelah disuntikkan, efeknya bertahan sekitar 36 jam

- Insulin campuran: kombinasi antara intermediate-acting insulin dan short-acting insulin

Tak seperti tipe-1, penderita diabetes tipe-2 hanya membutuhkan suntikan insulin ketika kadar gula darah melebih batas normal dan tidak dapat dikendalikan melalui pola makan sehat atau konsumsi obat-obatan.

Menerapkan pola hidup sehat merupakan cara mengatasi diabetes di usia muda yang paling sederhana. Beberapa tindakan yang harus dilakukan penderita diabetes antara lain konsumsi makanan sehat, rutin berolahraga, istirahat dengan cukup, hingga menghilangkan kebiasaan merokok.

Untuk mengatur insulin dan mengatasi lonjakan gula darah, sebagian dokter mungkin akan meresepkan obat seperti metformin bagi penderita diabetes tipe-2. Adapun, pemberian obat untuk penderita diabetes tipe-1 dimaksudkan untuk melindungi organ penting seperti jantung, ginjal, dan hati dari kerusakan.

Gejala diabetes usia muda harus menjadi perhatian kita semua. Khususnya anak muda, harus lebih menjaga kesehatan agar tidak mudah mengidap diabetes melitus.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini