Share

Kemenkes Ungkap Syarat Penderita Komorbid Boleh Mudik Lebaran 2022

Kevi Laras, Jurnalis · Sabtu 26 Maret 2022 16:06 WIB
https: img.okezone.com content 2022 03 26 481 2568229 kemenkes-ungkap-syarat-penderita-komorbid-boleh-mudik-lebaran-2022-6AhgzOL1BA.jpg Ilustrasi mudik Lebaran. (Foto: Dok Okezone)

PIHAK Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengungkapkan masyarakat boleh melakukan mudik Lebaran tahun ini yang masih dalam kondisi pandemi covid-19. Tapi, wajib memenuhi syarat yang ditetapkan pemerintah. Ini juga berlaku bagi para penderita komorbid atau penyakit bawaan.

Bagi masyarakat penderita komorbid tetap bisa mudik atau melakukan perjalanan jauh dengan memenuhi syarat yaitu tes swab PCR dan surat bukti dari rumah sakit (RS) pemerintah bahwa tidak bisa menerima vaksinasi.

Baca juga: Kemenkes: Vaksinasi Booster Penting untuk Kurangi Kesakitan jika Tertular Covid-19 

"Bagi masyarakat yang tidak bisa vaksinasi karena kondisi kesehatan. Kita sesuai dengan surat edarannya. Pertama, harus melakukan cek terlebih dahulu ke laboratorium dengan melakukan PCR dan bukti surat keterangan dari rumah sakit pemerintah," kata Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kemenkes dr Siti Nadia Tarmizi M.Epid dalam webinar 'Polemik Trijaya' pada Sabtu (26/3/2022).

Ia menegaskan, pemerintah tidak pernah melarang mudik bagi mereka yang memiliki riwayat kesehatan tertentu sehingga tidak bisa vaksinasi booster (sebagai syarat mudik).

Baca juga: Kenali Gejala Diabetes Tipe 1 yang Sering Muncul Pada Anak 

"Dengan dua catatan itu masyarakat bisa melakukan mudik. Sebenarnya kita tidak pernah melakukan pelarangan mudik sesuai dengan aturan pemerintah," jelasnya.

Siti Nadia juga mengatakan bahwa kondisi Indonesia saat ini sudah membaik. Dengan capaian positivity rate di angka 5 persen. Adapun target pemerintah yaitu 1 persen seperti yang pernah dialami pada bulan September sampai Januari kemarin.

Baca juga: Melihat Lagi Vaksin Nusantara Gagasan dr Terawan, Ini Metode yang Digunakan 

Baca juga: Potensi 80 Juta Orang Mudik pada Lebaran 2022, Kemenkes: Segera Vaksinasi Booster 

"Kita juga melihat bahwa hajatan terbesar di depan sudah ada yaitu Ramadan dan Idul Fitri. Menjadi pertimbangan di dalam situasi makin membaik juga diharapkan hajatan ini berjalan baik bereiringan," kata dr Siti Nadia.

Sebagaimana diketahui, hingga kini vaksinasi dosis 1 telah diberikan kepada 194.654.514 (93,46 persen) penduduk. Vaksinasi dosis 2 telah diberikan kepada 153.832.549 (73,86 persen) penduduk. Lalu vaksinasi dosis 3 juga telah diberikan kepada 16.242.588 (7,80 persen) penduduk.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini