Share

Kisah Pengusaha Pasta Rumahan Sukses Jadi Influencer Kuliner saat Pandemi

Novie Fauziah, Jurnalis · Minggu 27 Maret 2022 17:00 WIB
https: img.okezone.com content 2022 03 27 298 2568586 kisah-pengusaha-pasta-rumahan-sukses-jadi-influencer-kuliner-saat-pandemi-qwQdsUfab8.jpg Usaha Kuliner Pasta Rumahan Laris Manis Selama Pandemi (Foto: Istimewa)

PADA awal pandemi Covid-19, tak sedikit para pelaku usaha kuliner harus gulung tikar, akibat anjloknya pendapatan karena kebanyakan orang lebih memilih memasak makanan sendiri di rumah. Bahkan sebagian harus memutar arah, agar makanan atau minuman yang dijualnya bisa tetap terjual.

Namun di era digital ini, tak sedikit juga para pengusaha kuliner yang dapat beradaptasi dengan cepat, dan cerdik memanfaatkan peluang dalam mencari kesempatan baru, yakni menggunakan berbagai inovasi.

Penjual Pasta

Hal tersebut dilakukan oleh salah satu pelaku UMKM di bidang kuliner bernama Suci Annisa atau akrab disapa Amih. Pandemi membuatnya memberikan peluang baru, dimana penjual pasta ala rumahan ini melakukan metode pre-order (PO). Apalagi selama pandemi, idenya itu membuat jualanya semakin laris.

"Saya yakin memulai usaha tidak melulu butuh modal besar," kata Amih dalam keterangan kepada MNC Portal belum lama ini.

Pasta Rumahan

BACA JUGA : Dapat Rekor MURI, Chef Martin Berbagi Tips Masak Pasta

BACA JUGA : Makan Pasta ala Orang Italia, It's a Big No Mencampurnya dengan Makanan Lain

Selain membuka bisnisnya, ia juga mulai membagikan resep pastanya dan cara jualan secara delivery agar menarik perhatian konsumen, serta laris di pasaran.

Karena semakin tingginya antusiasme terhadap resep Amih, Amih akhirnya mulai untuk membuka kelas online sekaligus menjadi influencer sebagai salah satu upaya untuk mendukung aktivitas usaha kuliner rumahan.

Kelas online yang awal pengambilan videonya dilakukan menggunakan smartphone, sekarang sudah memiliki lebih dari 15 ribu peserta kelas.

Kini Amih melebarkan usaha kulinernya tak hanya pasta saja, tapi juga aneka dessert kekinian yang mana juga dibagikan lewat kelas online itu. Bisa dipesan secara delivery.

Pasta Rumahan

Sektor kuliner yang merupakan kebutuhan primer dapat bertahan, yakni dengan memangkas sistem dine in dan mengubahnya menjadi take away atau delivery. Hal ini pun juga tengah diserukan oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno. Saat pemberlakuan PPKM pada Juli 2021 lalu, ia meminta agar mayoritas menerapkan sistem delivery.

Tak hanya itu saja, para pelaku UMKM juga diminta patuh menerapkan protokol kesehatan atau sering disebut CHSE (Cleanliness, Health, Safety, serta Environmental Sustainability). Pemberlakuan protokol kesehatan secara ketat wajib dilakukan pula oleh sektor pariwisata.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini