Share

Merawat Sepeda Tua, Ini Keuntungan Besar yang Akan Didapat

Novie Fauziah, Jurnalis · Minggu 27 Maret 2022 07:19 WIB
https: img.okezone.com content 2022 03 27 612 2568469 merawat-sepeda-tua-ini-keuntungan-besar-yang-akan-didapat-vHaolIrQqA.jpeg Podcast Aksi Nyata bersama Komunitas Sepeda Tua Indonesia. (Foto: YouTube Partai Perindo)

PERWAKILAN dari Komunitas Sepeda Tua Indonesia (KOSTI) Teddy Nugraha menceritakan awal mula menyukai sepeda-sepeda lawas tersebut. Ia mengatakan sepeda jenis ini tidak bersaing dengan merek atau model terbaru.

Menurut dia, berbeda dengan sepeda yang saat ini kerap dipakai oleh sebagian orang untuk olahraga, karena dari tahun ke tahun selalu bersaing dan akhirnya memiliki bukan karena fungsi.

Baca juga: Tidak Sekadar Gowes, Komunitas Sepeda Tua Ikut Menjaga Sejarah Indonesia 

Podcast Aksi Nyata bersama Komunitas Sepeda Tua Indonesia. (Foto: YouTube Partai Perindo)

"Jadi awalnya tuh memang suka dengan sepeda. Lalu di pertengahan ada sepeda baru. Sempat ikutan, ternyata emosionalnya tinggi. Makin yang punya uang, makin punya barang baru," katanya dalam Podcast Aksi Nyata bertajuk 'Romantisme Gowes Sepeda Tua di Era Metaverse' dalam kanal YouTube Partai Perindo, Sabtu (26/3/2022).

Ia melanjutkan, adanya sepeda tua tidak pernah bersaing dengan siapa pun. Sebab setiap sepeda tua yang dirawat memiliki historis masing-masing. Ada yang mendapatkannya dari warisan kakeknya, ada juga yang tidak sengaja menemukan karena sepeda itu telah dibuang oleh pemiliknya.

Baca juga: Selain Olahraga, Ajang Lari dan Gowes Bisa Sambil Lestarikan Lingkungan 

Sebagai contoh, kata Teddy, beberapa waktu lalu dirinya sempat membeli sepeda tua seharga Rp25 ribu. Kemudian dia merawatnya atau membersihkannya, sehingga terlihat jauh lebih bagus dari kondisi sebelumnya.

Ketika keadaan sepedanya sudah jauh lebih bagus, maka nilainya pun bertambah. Sempat ada yang menawarnya hingga Rp2,5 juta. Oleh karena itu, kata Teddy, sepeda tuanya tersebut bisa menjadi lebih berharga ketika memilikinya, kemudian dijaga dan dirawat. Sesuai visi dan misi komunitasnya selama ini.

Ia melanjutkan, ketika memiliki sepeda bukan sekadar disimpan, tapi perlu ada niat supaya sepeda yang dimiliki mempunyai fungsi serta manfaat bagi si pemiliknya. Teddy mengatakan, meskipun sepeda yang dipunyainya berjenis tua, ketika dirawat dengan baik maka akan tetap bisa berjalan.

"Apa pun sepedamu, apa pun merek sepedamu, kalau enggak ada niat, maka sayang. Jadi niatnya dulu. Kalau niatnya sudah jalan, bisa ngegowes. Kalau enggak ada niat, enggak akan jalan. Mari kita terus bergerak, kalau tidak bergerak kita akan mati," tuturnya.

Baca juga: Akhir Pekan, Presiden Jokowi Asyik Main Sepeda Bareng Sedah Mirah 

Sementara itu Teddy mengatakan bahwa komunitasnya dan komunitas sepeda lainnya sering mengadakan pertemuan. Menariknya lagi, tempat dan momen yang dipilih ada kaitannya dengan sejarah Indonesia.

Misalnya pada 17 Agustus di Jakarta, KOSTI sendiri kerap ikut meramaikannya dan sekaligus mengunjungi destinasi wisata bersejarah yang ada di Jakarta.

"Lalu yang seru itu di daerah, misalnya Bandung. Bandung punya lautan api, lalu Yogya kembali, lalu Surabaya 10 November hari Sumpah Pemuda," pungkasnya.

Baca juga: Bisa Sebabkan Kematian, Begini 5 Tips Hadapi Turunan saat Bersepeda 

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini