Share

Perbedaan Matcha dan Ocha yang Dibuat dari Daun Teh yang Sama

Wilda Fajriah, Jurnalis · Selasa 29 Maret 2022 20:00 WIB
https: img.okezone.com content 2022 03 29 298 2569794 perbedaan-matcha-dan-ocha-yang-dibuat-dari-daun-teh-yang-sama-y9Lguf7MaP.jpg Perbedaan Ocha dan Matcha (Foto: Timesofindia)

PERBEDAAN Ocha dan Matcha akan dibahas dalam artikel ini. Kedua teh ini memang sering dianggap sama, padahal sebetulnya berbeda lho. 

Buat yang sering berkunjung ke restoran Jepang, tentunya mereka sudah tak asing lagi dengan minuman ocha atau matcha. Ya, kedua minuman ini soalnya populer banget di restoran Jepang. Maklum, soalnya kedua minuman ini pun berasal dari sana.

Baik ocha maupun matcha, sebenarnya mereka berasal dari daun teh yang sama. Namun cara pengolahan, rasa dan pemanfaatannya berbeda. Bagaimana prosesnya dan mana yang paling disukai untuk diseduh?

Matcha

Perbedaan Ocha dan Matcha

(Perbedaan Ocha dan Matcha, Foto: Timesofindia)

Daun teh hijau berkualitas matcha kemudian digiling menjadi bubuk teh. Diseduh selama upacara minum teh. Matcha berbau harum dan juga digunakan untuk penyedap makanan, seperti es krim, kue, kue, biskuit, permen, wagashi atau berbagai kue tradisional Jepang.

BACA JUGA : 4 Manfaat Ajaib Matcha Bagi Tubuh, Cocok untuk Perawatan Kulit

BACA JUGA : Jangan Terkecoh, Begini Cara Bedakan Matcha Asli dan Palsu

Ocha

Perbedaan Ocha dan Matcha

(Perbedaan Ocha dan Matcha, Foto: Timesofindia)

Istilah ocha mungkin terasa asing bagi teh hijau. Inilah mengapa banyak yang bingung dan masih menganggap keduanya berbeda. Ocha adalah bahasa Jepang untuk teh hijau. Bentuknya masih terlihat seperti daun teh kering, jadi bisa dinikmati dengan air panas.

Perbedaan matcha dan ocha adalah dari perawatan, proses pembuatan, dan cara penyeduhannya. Tidak hanya disajikan panas, ocha juga bisa dinikmati dalam keadaan dingin.

Sedangkan warna ocha lebih jernih dan kuning kehijauan. Sedangkan untuk matcha, warnanya lebih gelap. Bahkan dengan tekstur saat diseduh, airnya lebih kental daripada air seduh ocha.

Karena prosesnya dua kali lebih rumit, matcha lebih mahal daripada ocha. Membuat matcha dimulai dari memetik daun teh berkualitas. Setelah dipetik daunnya dikukus dan dikeringkan. Alat gerindanya istimewa, dari batu hingga daun halus seperti tepung.

Terlepas dari perbedaan di atas, ocha memiliki berbagai jenis. Ocha yang memiliki rasa sepet ketika tea tree banyak terkena sinar matahari. Jadi, di beberapa daerah di Jepang, menanam pohon teh di ruangan tertutup untuk mengurangi rasa sepet dari kandungan tanin yang tinggi.

Matcha berkualitas memiliki rasa yang manis dan tidak terlalu pedas. Nah, salah satu jenis matcha yang disebut koicha dan usucha biasanya disajikan saat upacara minum teh di Jepang.

Koicha lebih tebal dari usucha. Namun dalam pembuatannya usucha melalui koicha dan diaduk hingga teksturnya lebih encer dengan alat yang disebut chasen.

Perbedaan Ocha dan Matcha

(Perbedaan Ocha dan Matcha, Foto: Timesofindia)

Selain dijadikan sebagai olahan minuman, tak sedikit pula produk kecantikan yang memanfaatkan teh hijau sebagai bahan kandungan aktifnya. Teh hijau yang kaya akan antioksidan dipercaya mampu menghilangkan peradangan akibat jerawat, mencerahkan kulit kusam, dan mengatasi minyak berlebih.

Jika Anda penasaran produk kecantikan Anda menggunakan ocha atau matcha, lihat saja bentuk dan tekstur kosmetik yang Anda pakai. Jika berbentuk cair dan bertekstur lembut, biasanya yang digunakan adalah matcha.

Namun, jika bentuknya padat dan teksturnya keras agak kasar, seperti sabun batang alami atau scrub, yang digunakan adalah daun teh hijau yang belum dihaluskan alias ocha.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini