Share

Peneliti Ungkap Orang yang Berpuasa Jauh dari Depresi

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Selasa 05 April 2022 17:03 WIB
https: img.okezone.com content 2022 04 05 612 2573451 peneliti-ungkap-orang-yang-berpuasa-jauh-dari-depresi-O49TXKzhmQ.jpg Ilustrasi Depresi. (Foto: Shutterstock)

MENJALANI puasa di Bulan Ramadan memang menjadi sebuah kewajiban bagi umat muslim yang mampu melakukannya. Menjalankan puasa pun tidak hanya mendapatkan pahala loh, tapi juga mendapat banyak manfaat kesehatan.

Memang, berpuasa memiliki berbagai manfaat bagi kesehatan tubuh. Tapi tahukah Anda bahwa puasa juga memberi manfaat positif untuk kesehatan mental. 

Ya, masalah mental seperti depresi hingga kurang fokus ternyata bisa membaik dengan puasa. Puasa dianggap mampu membuat tubuh lebih mindfull dan dengan begitu kesehatan mental secara keseluruhan akan membaik. 

"Jika Anda mengalami depresi, maka puasa dapat Anda coba sebagai upaya penyembuhan, karena puasa memberi Anda dorongan energi yang baik dan peningkatan mindfull yang membuat Anda melihat sesuatu dengan lebih jelas," ungkap laporan laman Steiner Health, dikutip MNC Portal, Selasa (5/4/2022). 

Depresi

Dengan pikiran dan tubuh yang lebih mindfull, ini memunginkan orang dengan depresi dapat lebih baik kondisi mentalnya. Akhirnya, pemulihan bisa didapat lebih optimal. 

Karena puasa membuat Anda lebih mindfull, itu membuat Anda sadar dengan tubuh Anda, termasuk apapun yang Anda berikan dan lakukan ke tubuh Anda. Hal itu membuat Anda bisa mengevaluasi semua yang Anda lakukan secara lebih objektif.

"Pada akhirnya, Anda menilai diri Anda dengan lebih jernih dan menghilangkan atau membersihkan sesuatu yang buruk dengan sadar. Ini memungkinkan orang dengan masalah mental menyadari tubuhnya sendiri dan tahu apa yang disukai maupun tidak. Itu dinamakan proses pengendalian diri yang lebih baik," tambah laporan tersebut.

Seorang dokter bernama Herbert Shelton pernah melakukan penelitian dengan timnya, mereka menganalisis data dari 40.000 orang yang berpuasa. Data yang cukup menyita perhatian adalah orang yang berpuasa pikirannya lebih jernih dan kemampuan memecahkan masalahnya lebih baik. 

Hal tersebut berkaitan dengan keputusan untuk makan sembarang yang dilaporkan lebih kecil kasusnya pada orang yang berpuasa. Efek lain dari puasa menurut laporan Dokter Shelton adalah orang-orang terlepas dari ketergantungan gula, kafein, ataupun obat-obatan rekreasi yang mana itu semua memiliki efek buruk pada emosi dan mental. 

"Secara garis besar, puasa memungkinkan seseorang untuk terhubung dengan tubuhnya sendiri lebih baik. Hal ini yang kadang hilang saat seseorang tidak berpuasa, dia bisa sembarang memperlakukan tubuhnya sendiri. Proses penyembuhan diri dengan berpuasa adalah kebenaran," ungkap dr Rai Casey, praktisi kesehatan berbasis di New York City. 

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini