Share

Ini 5 Kondisi Ibu Hamil yang Disarankan Tidak Berpuasa

Tim Okezone, Jurnalis · Kamis 07 April 2022 17:35 WIB
https: img.okezone.com content 2022 04 07 481 2574910 ini-5-kondisi-ibu-hamil-yang-disarankan-tidak-berpuasa-uevzZigPjN.jpg Ilustrasi Ibu Hamil. (Foto: Shutterstock)

IBU hamil dan menyusui menjadi salah satu golongan masyarakat yang tidak wajib untuk melakukan ibadah Puasa. Pasalnya mereka harus memastikan memberikan gizi yang cukup bagi si buah hati.

Meski demikian, bagi mereka yang ingin menjalani ibadah puasa masih tetap dizinkan. Namun, ada beberapa syarat yang harus dipenuhi ibu hamil ketika mereka ingin melakukan ibadah puasa.

Dokter Spesialis kandungan dr. Zeissa Rectifa Wismayanti, Sp.OG menjelaskan lima kondisi kehamilan yang membuat ibu mengandung sebaiknya tidak berpuasa demi kesehatan ibu dan janin, antara lain kondisi hyperemesis gravidarum ​​​​​​, hemoglobin rendah, diabetes, flek, dan masalah dispepsia.

"Alangkah lebih baik, jika sebelum mempertimbangkan untuk turut berpuasa, ibu hamil berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter spesialis kebidanan dan kandungan, supaya dapat dilakukan pemeriksaan kesehatan secara menyeluruh," kata dokter yang tergabung dalam Ikatan Dokter Indonesia seperti dikutip dari Antara.

Ibu hamil

Dokter Spesialis Kebidanan dan Kandungan itu menjelaskan lima kondisi ibu hamil yang kurang disarankan untuk berpuasa.

Pertama

Hyperemesis gravidarum atau mual muntah berlebih pada kehamilan. Periode awal kehamilan ini merupakan masa sangat penting bagi pertumbuhan dan perkembangan janin, karena pada periode inilah organ janin mulai terbentuk.

Ibu hamil perlu memenuhi kebutuhan nutrisi dengan baik guna menunjang tumbuh kembang janin. Pada usia kehamilan awal ini juga banyak ibu hamil yang mengalami mual pada pagi hari atau hyperemesis gravidarum (mual muntah berlebihan). Pada kondisi ini, ibu hamil tidak dianjurkan untuk berpuasa.

Kedua

Ibu hamil yang punya kadar hemoglobin rendah. Kadar hemoglobin yang rendah menunjukkan adanya risiko terjadinya anemia. Ibu hamil dengan anemia justru membutuhkan asupan protein dan zat besi untuk mendukung tumbuh kembang janin secara optimal.

Ketiga

Ibu hamil dengan diabetes. "Berpuasa bagi penyandang diabetes saja memerlukan kiat khusus, apalagi bagi penyandang diabetes yang sedang hamil," kata dokter yang praktik di RS Pondok Indah - Bintaro Jaya.

Dia menuturkan, secara umum berpuasa dapat meningkatkan risiko hipoglikemia atau turunnya kadar gula dalam darah. Hal ini tentu berbahaya bagi kondisi kesehatan ibu hamil dan janin yang dikandungnya. Maka itu, ibu hamil dengan diabetes kurang dianjurkan untuk berpuasa.

Keempat

Ibu hamil yang mengeluarkan flek atau perdarahan. Ketika mengalami flek atau perdarahan, ibu hamil sebaiknya tidak melanjutkan puasanya. Yang dikhawatirkan adalah jika perdarahan terjadi semakin parah, perkembangan dan kesehatan janin juga dapat terganggu.

Kelima

Ibu hamil yang punya gangguan sistem pencernaan. Dispepsia atau maag yang kerap dialami ibu hamil juga menjadi salah satu kondisi ibu hamil yang tidak disarankan untuk berpuasa. Apabila tetap memaksakan puasa, dikhawatirkan dapat memperparah kondisi gangguan pencernaan yang dialami.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini