Share

Kulit Tetap Butuh Tabir Surya Meski Mendung, Mengapa?

Antara, Jurnalis · Rabu 20 April 2022 16:23 WIB
https: img.okezone.com content 2022 04 20 611 2582300 kulit-tetap-butuh-tabir-surya-meski-mendung-mengapa-gEYxnCdH27.jpg Cuaca mendung tetap harus pakai tabir surya (Foto: Adobe stock)

DOKTER Spesialis Kulit dan Kelamin, dr Arini Astasari Widodo Sp.KK mengatakan, kulit tetap membutuhkan tabir surya alias sunscreen, meski dalam cuaca hujan atau mendung.

"Banyak orang merasa karena kulitnya tidak terpapar sinar matahari maka tidak perlu menggunakan sunscreen. (Padahal) paparan sinar UV dapat berasal dari sinar matahari langsung, dan sinar matahari tidak langsung, termasuk dari pantulan benda, pasir, salju dan lainnya," kata dr Arini.

 pakai tabir surya

Sebanyak 90 persen sinar UV dapat menembus awan dan UVA dapat menembus kaca jendela, sehingga berada di tempat teduh atau di dalam ruangan tidak berarti kita tidak memerlukan perlindungan dari sinar UV.

"Sinar UV dapat mengakibatkan penuaan, kulit terbakar, masalah pigmentasi kulit (flek kulit), memicu beberapa penyakit kulit yang sensitif terhadap cahaya UV, serta tumor jinak dan tumor ganas (kanker) kulit,” tutur Arini.

Dampak negatif sinar UV lainnya, munculnya keriput, hilangnya elastisitas kulit, tekstur kulit kasar, dan pelebaran pembuluh darah (telangiektasia).

Sebuah penelitian memaparkan angka kejadian penuaan kulit yang disebabkan oleh sinar UVA meningkat selama beberapa dekade terakhir. Untuk itu, Arini menekankan pentingnya mengaplikasikan sunscreen yang memiliki spektrum luas.

Selain UVA, sinar matahari ultra violet B (UVB) juga dapat berdampak buruk kepada kulit yang terpapar terlalu lama. Tidak seperti UVA, hanya lima persen UVB yang sampai ke bumi, namun efeknya sangat berbahaya hingga bisa menyebabkan kulit terbakar.

Pilihlah sunscreen yang memiliki kandungan SPF dan PA yang cukup tinggi. Angka SPF menggambarkan tingkat perlindungan sinar UVB, sementara PA menggambarkan perlindungan terhadap sinar UVA.

Jangan lupa untuk mengoleskan ulang tabir surya setiap tiga hingga empat jam sehari.

 BACA JUGA:3 Kriteria Tabir Surya yang Baik untuk Kulit, Jangan Cuma Mahal!

Pemilihan besaran SPF (sun protection factor) disesuaikan dengan aktivitas seseorang. Semakin lama beraktivitas dengan paparan cahaya matahari maka pilihlah SPF yang makin besar.

(DRM)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini