Share

Cegah Kanker Serviks Tak Bisa Hanya Berikan Vaksin HPV

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Jum'at 22 April 2022 13:37 WIB
https: img.okezone.com content 2022 04 22 481 2583448 cegah-kanker-serviks-tak-bisa-hanya-berikan-vaksin-hpv-5m2WbwAP2F.jpg Mencegah kanker serviks (Foto: Shutterstock)

PEMERINTAH tengah menggencarkan imunisasi vaksin HPV atau human papillomavirus untuk cegah kanker serviks bagi anak kelas 5 dan 6 SD. Namun, upaya pencegahan kanker serviks tak hanya mengandalkan vaksin HPV.

Hal itu disampaikan Ahli Epidemiologi Griffith University Australia Dicky Budiman. Menurutnya, selain vaksin HPV dimasifkan ke anak-anak perempuan Indonesia, pemerintah juga harus mengedukasi masyarakat pentingnya deteksi dini dan juga soal seks aman dan sehat.

 Vaksin HPV

"Bicara soal upaya mencegah kanker serviks, selain memberikan vaksin HPV, deteksi dini harus diperbanyak oleh pemerintah. Selain itu, edukasi soal seks aman dan sehat pun menjadi penting," kata Dicky saat dihubungi MNC Portal, Jumat (22/4/2022).

Sebab, Dicky menilai bahwa pemerintah sejauh ini belum begitu banyak melakukan aksi deteksi dini kanker serviks di masyarakat. Padahal, semakin cepat kanker ditemukan di stadium awal, maka penanganan bisa lebih baik.

"Saya berharap sekali deteksi dini kanker serviks harus dimasifkan di masyarakat karena ini penting, selain mengajak masyarakat juga untuk menjalani pola hidup sehat," Dicky berharap.

Dengan harapan deteksi dini semakin diperbanyak, Dicky pun meminta kepada pihak rumah sakit untuk menyediakan layanan pemeriksaan pap smear sebagai bentuk deteksi dini kanker serviks.

 BACA JUGA:Vaksin HPV Terbukti Cegah Kanker Serviks

"Kalau vaksinnya masif, lalu deteksi dininya gencar dilakukan, fasilitas kesehatannya memadai, dan edukasi soal hubungan intim yang aman dan sehat dilakukan, kanker serviks benar-benar dapat ditekan dengan optimal," paparnya.

(DRM)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini