Share

Bikin Ngantuk, Makanan Ini Wajib Dihindari saat Nyetir Mudik Lebaran

Tim Okezone, Jurnalis · Sabtu 23 April 2022 14:01 WIB
https: img.okezone.com content 2022 04 23 298 2584000 bikin-ngantuk-makanan-ini-wajib-dihindari-saat-nyetir-mudik-lebaran-ORbJaim5fd.jpg Ilustrasi makanan yang bikin mengantuk pemudik. (Foto: Shutterstock)

DOKTER Spesialis Konsultasi Gizi Klinik dari Rumah Sakit Pelni Jakarta dr Jovita Amelia Sp.GK memberikan pesan kepada para pemudik yang menyetir kendaraan pribadi agar menghindari makanan tinggi karbohidrat dan lemak. Tujuannya untuk menghindari rasa kantuk ketika mengemudi.

Ia mengatakan, makanan tinggi lemak dan karbohidrat mengandung elemen yang menyebabkan lelah atau mengantuk setelah Anda menyantapnya yakni serotonin dan triptofan. Serotonin berperan dalam regulasi mood dan siklus tidur. Sementara triptofan membantu tubuh memproduksi serotonin.

Baca juga: Jelang Mudik, Kemenkes Ingatkan Lonjakan Kasus Covid-19 Masih Mungkin Terjadi 

Triptofan sendiri merupakan asam amino yang terdapat di dalam protein dan karbohidrat dapat membantu tubuh mengabsorbsi triptofan.

"Karena itu, hindari makanan tinggi karbohidrat dan protein untuk menghindari mengantuk," ujar dr Jovita yang tergabung dalam Perhimpunan Dokter Spesialis Gizi Klinik Indonesia tersebut melalui pesan elektroniknya, seperti dikutip dari Antara, Sabtu (23/4/2022).

Baca juga: Pasien di Inggris Positif Covid-19 Selama 505 Hari, Peneliti Ungkap Penyebabnya 

Dilansir laman Medical News Today, triptofan umumnya ditemukan dalam ikan salmon, daging unggas, telur, bayam, biji-bijian, susu, produk kedelai dan keju.

Sementara makanan yang mengandung tinggi karbohidrat antara lain nasi putih, kue, kue kering, donat, muffin, susu, dan permen. Makanan tinggi lemak juga diketahui bisa menyebabkan kantuk, karena melepaskan cholecystokinin (CCK) yang berhubungan dengan rasa lelah.

Di sisi lain, menurut dr Jovita, jumlah makanan juga berpengaruh terhadap munculnya kantuk. Dia mengatakan, makan dalam jumlah besar biasanya lebih menyebabkan mengantuk.

"Ini karena terjadi peningkatan gula darah dan akan diikuti oleh penurunan level energi," jelasnya.

Baca juga: Waspada! Studi Terbaru Ungkap Polusi Udara Tingkatkan Infeksi Covid-19 

Penurunan energi khususnya di siang hari bisa sangat berbahaya bagi orang yang bekerja dalam kondisi berisiko, seperti mereka yang mengoperasikan mesin atau kendaraan.

Hal lainnya yang juga berkontribusi pada risiko mengantuk sepanjang hari yakni kurang tidur di malam hari. Seseorang yang cukup tidur di malam hari cenderung mengalami penurunan energi yang signifikan. Tidur siang sebentar di siang hari bisa membantu Anda mengurangi risiko mengantuk.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini