Share

5 Tips Aman Menjalankan Ibadah Puasa bagi Pasien GERD

Asthesia Dhea Cantika, Jurnalis · Senin 25 April 2022 17:42 WIB
https: img.okezone.com content 2022 04 25 481 2584993 5-tips-aman-menjalankan-ibadah-puasa-bagi-pasien-gerd-iN8aXLSiON.jpg Puasa bagi Pasien GERD. (Foto: Shutterstock)

BERIKUT tips aman menjalankan ibadah puasa bagi pasien GERD. GERD atau penyakit asam lambung yang disebabkan oleh melemahnya katup atau sfingter yang terletak di kerongkongan bagian bawah.

Normalnya, katup ini akan terbuka untuk memungkinkan makanan serta minuman masuk menuju lambung dan dicerna. Setelah makanan atau minuman masuk ke lambung, katup ini akan tertutup kencang guna mencegah isi lambung kembali naik ke kerongkongan.

Namun pada penderita GERD, katup ini melemah, sehingga tidak dapat menutup dengan baik. Hal ini mengakibatkan isi lambung yang berisi makanan dan asam lambung naik ke kerongkongan.

Menjalani puasa saat asam lambung naik pasti menjadi hal yang tidak menyenangkan, tak hanya ibadah yang terganggu namun Anda merasa tidak nyaman untuk melakukan aktivitas sehari-hari. Oleh sebab itu, jangan sampai asam lambung naik membuat Anda tidak maksimal dalam menjalankan ibadah dan aktivitas.

Nah, untuk mencegah asam lambung naik saat bulan puasa, berikut ini tips amannya:

Penyakit Gerd

Pastikan untuk tidak melewati waktu sahur

Bagi penderita GERD, menjalani puasa dengan keadaan asam lambung naik dapat menjadi sumber kekacauan hari Anda. Untuk menghindarinya, Anda harus makan ketika sahur.

Melewatkan makan sahur bisa memperparah asam lambung Anda di siang hari, sebab perut kosong selama seharian. Tak hanya menjadi ‘bekal’ saat puasa, makanan yang masuk ke dalam perut saat sahur juga dapat mencegah asam lambung naik ke tenggorokan.

Segera berbuka ketika sudah waktunya

Setelah tidak makan dan minum selama kurang lebih 12 jam, perut Anda yang kosong tersebut harus segera diisi dengan makanan. Segeralah mengisi perut Anda dan jangan menunda-nunda saat berbuka. Perut butuh mencerna makanan, sehingga asam lambung yang diproduksi bisa langsung digunakan untuk memecah makanan yang masuk.

Makan dengan perlahan

Salah satu hal yang harus diingat bila menjalani puasa bagi penderita GERD adalah makan dengan perlahan. Boleh saja lapar saat berbuka puasa, tetapi jangan mengikuti nafsu Anda untuk makan terlalu lahap tanpa dikunyah dengan baik.

Makanan yang tidak dikunyah dengan benar, dapat memicu asam lambung meningkat. Maka dari itu, makanlah dengan perlahan, nikmati makanan Anda, dan Anda pun tidak akan merasakan sakit akibat asam lambung naik.

Makan dengan porsi kecil

Mengonsumsi makanan dalam porsi yang kecil namun sering adalah salah satu kunci untuk mencegah asam lambung naik. Meskipun Anda merasa sangat lapar ketika waktu berbuka datang, usahakan untuk tidak terlalu makan banyak terlebih dahulu.

Perut Anda perlu waktu untuk mencerna makanannya. Apabila Anda langsung makan dengan porsi banyak seperti ‘balas dendam’ malah akan merangsang naiknya asam lambung. Begitupun ketika Anda makan sahur, sebaiknya makan dengan porsi yang kecil-kecil.

Hindari hal-hal yang merangsang asam lambung naik

Tidak hanya mengatur porsi makan saja, bagi Anda penderita GERD hendaknya memilih makanan yang tepat. Beberapa makanan yang hanya akan merangsang kenaikan asam lambung yaitu:

- Minuman berkarbonasi, seperti soda

- Tomat

- Bawang

- Makanan pedas

- Makanan berlemak tinggi, seperti gorengan

- Makanan dan minuman berkafein, cokelat, kopi, dan teh

- Citrus, seperti berbagai macam jeruk

Semua makanan tersebut tentunya harus Anda hindari, baik itu ketika makan sahur atau berbuka puasa, karena hanya akan memicu asam lambung naik ketika Anda berpuasa.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini