Share

WHO Laporkan Kematian Seorang Anak karena Wabah Penyakit Hati Misterius

Pradita Ananda, Jurnalis · Senin 25 April 2022 18:32 WIB
https: img.okezone.com content 2022 04 25 481 2585011 who-laporkan-kematian-seorang-anak-karena-wabah-penyakit-hati-misterius-z125JIN94t.jpg Ilustrasi Penyakit Hati. (Foto: Shutterstock)

ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) diketahui baru saja melaporkan kematian akibat penyakit hati misterius. WHO melaporkan setidaknya satu kematian pada anak, akibat wabah penyakit hati misterius yang menyerang anak-anak di kawasan Eropa dan Amerika Serikat.

Seperti dilapor Fox News, Senin (25/4/2022), WHO sendiri tidak mengatakan di negara mana kasus kematian anak ini terjadi. Pada Sabtu 23 April lalu, badan kesehatan PBB tersebut mengungkapkan kalau pihak mereka sejauh ini sudah menerima laporan setidaknya sampai 169 kasus hepatitis akut yang tidak diketahui asalnya, dari setidaknya 12 negara.

Laporan kasus hepatitis itu menyebutkan, kasus penyakit hati misterius ini terjadi di kalangan anak-anak antara usia satu bulan dan 16 dan 17 dari mereka yang jatuh sakit membutuhkan transplantasi hati. Kasus pertamanya sendiri, tercatat di Inggris, di mana ada 114 orang anak jatuh sakit.

Penyakit Hati

WHO menyebut, mereka sendiri belum mengetahui jelas apakah memang ada kelonjakan kasus hepatitis akut pada anak atau didorong faktor lain.

โ€œBelum jelas apakah ada peningkatan kasus hepatitis atau peningkatan kesadaran kasus hepatitis yang terjadi pada tingkat yang diharapkan tetapi tidak terdeteksi,โ€ bunyi pernyataan WHO.

Para ahli mengatakan kasus penyakit ini kemungkinan ada kaitannya dengan virus yang umumnya terkait dengan penyakit flu. Tetapi dugaan ini masih terus dipantau dengan penelitian lebih lanjut yang sedang berlangsung.

Ternyata, keberadaan virus ini telah terdeteksi pada setidaknya 74 kasus, dan sebanyak 20 anak dinyatakan positif corona. "Sementara, hipotesisnya ini mungkin karena adenovirus. Penyelidikan sedang berlangsung mencari penyebab," kata WHO.

(mrt)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini