Share

Perbedaan Tumor dan Kanker, Gejala, serta Pengobatannya

Pradita Ananda, Jurnalis · Selasa 26 April 2022 19:00 WIB
https: img.okezone.com content 2022 04 26 481 2585456 perbedaan-tumor-dan-kanker-gejala-serta-pengobatannya-bTyZhBf1bU.jpeg Perbedaan tumor dan kanker gejala serta pengobatannya (Foto: Healthline)

PERBEDAAN tumor dan kanker, gejala serta pengobatannya akan dibahas dalam artikel ini. Kebanyakan orang awam menganggap tumor sama dengan kanker. Padahal dua hal ini adalah dua hal yang berbeda.

Mengutip laman resmi Stanford Healthcare, Selasa (26/4/2022) kanker adalah ketika munculnya pertumbuhan sel yang tidak normal. Sel-sel kanker ini berkembang biak dengan cepat meskipun ada ruang yang terbatas, nutrisi yang dibagikan oleh sel-sel lain, atau sinyal yang dikirim dari tubuh untuk menghentikan reproduksi.

Perbedaan Tumor dan Kanker, Gejala, serta Pengobatannya

(Perbedaan Tumor dan Kanker, Gejala, serta Pengobatannya, Foto: Healthline)

Disebutkan lebih lanjut, sel-sel kanker tersebut biasanya punya bentuk yang beda dari sel sehat, tidak berfungsi dengan baik, dan bisa menyebar ke banyak area tubuh. Sementara tumor adalah pertumbuhan jaringan tubuh yang tidak normal. Tumor merupakan kumpulan sel yang mampu tumbuh dan membelah secara tidak terkendali sehingga pertumbuhannya tidak diatur.

Secara istilah medis, istilah kanker digunakan jika tumor tersebut bersifat ganas. Ganas dalam artian berpotensi menyebabkan kerusakan fatal, termasuk kematian. Tumor terbagi dua, bisa jinak dan bisa ganas (kanker).

BACA JUGA : Terlalu Membuat Cemas, Dokter di Amerika Ingin Ubah Nama Kanker Stadium Awal

Tumor jinak punya karakteristik tumbuhnya cenderung lambat dan tidak menyebar ke area yang lain. Berbeda dengan kanker (tumor ganas) yang bisa tumbuh dengan cepat, menyebar ke seluruh tubuh, menyerang dan sekaligus menghancurkan jaringan normal di dekatnya.

BACA JUGA : Sering Serang Anak-Anak, Kanker Darah Jadi Kanker yang Belum Diketahui Penyebabnya

Pendeteksian kanker atau tumor ganas pada seseorang, dilakukan seksama oleh dokter. Mulai dari memeriksa riwayat dan gejala medisnya lalu dilanjutkan dengan melakukan berbagai tes untuk mengetahui penyebab dari gejala yang dialami pasien.

Patut diperhatikan, tak semua kanker bisa disertai dengan gejala. Mengutip laman resmi Cancer Net, banyak orang mengidap kanker yang tak mempunyai gejala. Maka dari itu, terkadang dokter menemukan kanker setelah melakukan tes skrining pada orang yang sehat, seperti tes kolonoskopi, mamografi, dan tes Pap.

Pada sebagian besar kanker, biopsi yakni pengambilan sejumlah kecil jaringan tubuh untuk diteliti lebih lanjut adalah satu-satunya cara untuk bisa membuat diagnosis pasti.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini