Share

Sudah Tak Wajib, Perlu Gak Sih Tes Antigen Sebelum Mudik?

Kevi Laras, Jurnalis · Kamis 28 April 2022 13:24 WIB
https: img.okezone.com content 2022 04 28 481 2586609 sudah-tak-wajib-perlu-gak-sih-tes-antigen-sebelum-mudik-bobrinu9mp.jpg Ilustrasi Tes Antigen. (Foto: Freepik)

KEPUTUSAN untuk mudik diambil pemerintah mempertimbangkan angka positif Covid-19 yang semakin stabil. Meski demikian, bukan berarti kita abai dengan protokol kesehatan yang ada. Karenanya, salah satu syarat untuk mudik adalah telah menerima vaksin booster Covid-19.

Mereka yang telah mendapatkan booster pun bebas mudik tanpa harus menyertakan hasil Swab Test atau antigen. Tapi, pemerintah juga tidak melarang jika ada yang ingin melakukan swab atau antigen sebelum mudik.

Dr. Muhammad Fajri Adda’I, dokter relawan Covid-19 dan edukator kesehatan, mengatakan tes ini sebenarnya penting untuk mencegah terjadinya penularan. Selain itu, dengan tes tersebut akan memastikan kondisi kesehatan pemudik.

"Bila ada keluarga yang sakit, atau memiliki kondisi tertentu, komorbid, sehingga tidak bisa vaksin. Mungkin belum vaksin, bisa lakukan test antigen agar menjaga," ujar Dr Fajri kepada MNC Portal, Selasa (26/4/2022)

Dokter Fajri menambahkan bila pelaku perjalanan mudik lebaran, juga harus memikirkan kesehatan keluarga. Alasan dia menyarankan memilih test antigen, dibandingkan PCR karena harga lebih terjangkau oleh masyarakat.

Dengan begitu, memudahkan masyarakat, khususnya pemudik bisa paham kondisi kesehatan pribadi. Sebab kesehatan hal utama agar tidak menularkan kepada orang lain. "Swab antingen sebelum dan setelah sampai di kampung halaman, agar memastikan diri tidak membawa virus," jelasnya

Perkiraan waktu melakukan swab antingen yaitu 3-5 hari sebelum dan sampai di kampung halaman. Hal ini juga disarankan, bagi mereka yang sekalipun sudah booster, perjalanan dan pihak keluarga disambangi bisa terhindar dari infeksi virus Covid-19.

"Selayaknya para pengemudi melakukan test swab antigen setelah sampai di kampung halaman. Dia menyarankan 3-5 hari bisa melakukan tes antigen," tambah Dr Fajri.

(mrt)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini