Share

Mudik Pakai Transportasi Publik, Begini Tips Terhindar dari Omicron

Kevi Laras, Jurnalis · Kamis 28 April 2022 13:43 WIB
https: img.okezone.com content 2022 04 28 481 2586627 mudik-pakai-transportasi-publik-begini-tips-terhindar-dari-omicron-MTq3FFWGLM.jpg Ilustrasi Mudik Lebaran. (Foto: Okezone)

DUA tahun kita tidak menjalani mudik Lebaran, tahun ini kita akhirnya diizinkan untuk mudik ke kampung halaman. Tak ayal lagi, euforia masyarakat untuk pulang kampung sangat tinggi.

Oleh karena itu, pemerintah pun mewajibkan vaksin booster Covid-19 bagi mereka yang ingin mudik ke kampung halaman. Selain itu bagi mereka yang ingin naik transportasi umum pun akan lebih baik jika melakukan persiapan dengan matang.

Pasalnya, menggunakan transportasi publik, tentu memiliki risiko cukup tinggi terpapar varian Omicron. Lantas apa saja yang harus disiapkan oleh masyarakat agar terlindung dari Covid-19?

Dr. Muhammad Fajri Adda’I, dokter relawan Covid-19 dan edukator kesehatan, mengatakan menjaga protokol dengan menggunakan masker dobel, masker medis dalam dan kain di luar, adalah hal terpenting. Khususnya, bagi pemudik menggunakan jasa transportasi publik.

"Jangan membuka masker selama perjalanan, kecuali minum/makan. Kalau bisa jangan terlalu banyak ngobrol untuk mengurangi risiko penularan," tutur Dr. Fajri kepada MNC Portal, Selasa (26/4/2022).

Lebih lanjut dia mengatakan, selama perjalanan mudik di transportasi publik atau pribadi, disarankan vaksinasi Covid-19 dosis ketiga (booster). Hal ini guna memberikan proteksi lebih ke diri dari perburukan, bila terinfeksi virus Covid-19, juga melindungi keluarga yang dikunjungi.

Dokter Fajri juga mengatakan, pentingnya tetap menjaga kesehatan atau tubuh tetap fit sebelum dan selama di kampung. Hingga, akhirnya kembali lagi (arus balik), sebab ia menyadari, jika masyarakat banyak yang abai terhadap kesehatan. "Sebab banyak dari masyarakat, jika saya lihat memaksakan kondisinya. Di saat kondisi tubuh sedang tidak sehat tetap mudik" jelas Dr Fajri.

Dia menyarankan agar melakukan swab antingen sebelum dan setelah sampai di kampung halaman, agar memastikan diri tidak membawa virus. "Bila ada keluarga yang sakit, atau memiliki kondisi tertentu komorbid, bisa lakukan test antigen," tambahnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini