Share

Sudah Puncak Arus Mudik, Capaian Vaksinasi Booster Baru 17,68%

Kevi Laras, Jurnalis · Jum'at 29 April 2022 14:04 WIB
https: img.okezone.com content 2022 04 29 481 2587247 sudah-puncak-arus-mudik-capaian-vaksinasi-booster-baru-17-68-y1j6HsNzBI.jpg Ilustrasi Vaksin Covid-19. (Foto: Freepik)

SALAH satu syarat untuk mudik adalah telah mendapatkan vaksin booster Covid-19. Tapi, meskipun sudah banyak masyarakat yang mudik, tapi capaian vaksinasi Covid-19 dosis 3 baru sampai 17,68%.

Adapun dosis 2 mencapai 164,5 juta (79%), dan cakupan vaksin dosis 3 mencapai 36,8 juta (17,68%). Sedangkan, cakupan vaksinasi yang diperoleh dari Komite Penanganan Corona Virus Disease 2019 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) hingga Rabu 27 April total cakupan vaksinasi sebanyak 400,5 juta suntikan dari target 450 juta.

"ini merupakan pencapaian yang besar berkat dukungan dari seluruh masyarakat,” kata Siti Nadia dilansir Sehat Negeriku, Jumat ,(29/4/2022).

Secara rinci cakupan dosis 1 mencapai 199 juta atau 95,63%. Cakupan dosis 2 mencapai 164,5 juta (79%), dan cakupan vaksin dosis 3 mencapai 36,8 juta (17,68%).

Lebih lanjut, dikatakan jika program vaksinasi Covid-19, masuk dalam program prioritas pemerintah bagi usia atas 60 tahun. Sebagaimana kita tahu, vaksinasi dapat meminimalisir keburukan bagi seseorang yang terinfeksi, serta meningkatkan antibodi seseorang.

Dengan begitu, Nadia meminta kepada seluruh masyarakat Indonesia untuk vaksinasi Covid-19 jika sudah memiliki jadwalnya. “Silakan datang ke seluruh pos pelayanan vaksinasi atau sentra pelayanan vaksinasi. Kami mengimbau bagi keluarga yang memiliki anggota keluarganya yang belum mendapatkan vaksinasi untuk segera divaksinasi,” kata dr. Nadia.

Di sisi lain, Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19, dr. Reisa Broto Asmoro mengatakan vaksin booster memiliki manfaat, sehingga diwajibkan sebagai syarat mudik lebaran tahun 2022. Vaksin Covid-19 merupakan, upaya dalam pencegahan terjadinya perburukan bila terinfeksi virus corona.

"Penting mencegah terjadinya perburukan kalau terinfeksi, makanya harus melakukan booster, tapi jaraknya juga dihimbau. Satu sampai dua minggu sebelum mudik, karena antibodi itu butuh waktu untuk terbentuk," ujar dr Reisa dalam Siaran Sehat disiarkan secara live streaming di YouTube.

Sekadar informasi, dari pantauan tim MNC Portal Indonesia di lokasi, sejak memasuki area jalur masuk kendaraan, baik roda dua maupun empat sudah mengantre untuk menurunkan pemudik. Antrean tersebut terlihat cukup mengular.

Memasuki area khusus pejalan kaki, sejumlah pengunjung terlihat kesibukan membawa perlengkapan mudiknya. Mulai dari kardus makanan, tas besar, koper, hingga karung belanjaan. Meski sibuk, mereka tampak tak terlalu kebingungan harus menuju mana. Sebab sudah terpampang tanda penunjuk jalan yang bertuliskan “lokasi keberangkatan pemudik”.

Tak hanya itu, mereka bisa langsung bertanya kepada sejumlah personel yang membawa papan bertuliskan “tanya saya”. Personel-personel ini mengaku ditugaskan dari pihak Dinas Perhubungan DKI Jakarta.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini