Share

Mengenal Kahk El-eid, Kue Lebaran Khas Mesir dengan Toping Kurma

Tim Okezone, Jurnalis · Jum'at 06 Mei 2022 19:32 WIB
https: img.okezone.com content 2022 05 06 298 2590084 mengenal-kahk-el-eid-kue-lebaran-khas-mesir-dengan-toping-kurma-phlQlIShkq.jpg Ilustrasi Kurma. (Foto: Shutterstock)

KURMA adalah salah satu hidangan yang kerap muncul di bulan Ramadan. Bahkan, saat Idul Fitri pun kurma juga muncul dalam olahan seperti kue dan sirup.

Salah satu kue oleh kurma adalah Kahk El-eid, kue lebaran khas Mesir yang berisikan toping kurma yang manis. Menyantap kue lebaran menjadi salah satu tradisi di dunia saat sedang merayakan lebaran.

Umumnya tamu yang datang akan disuguhkan dengan beragam makanan yang biasanya dihidangkan sebagai bentuk penghormatan tuan rumah dengan tamu. Salah satunya di Mesir yang mempunyai kue khas untuk menyambut bulan ramadhan yaitu Kahk El-eid.

Rasa dan teksturnya hampir mirip dengan kue putri salju yang ada di Indonesia, namun yang berbeda adalah dari segi toping yang disajikan. Ciri khas dari kue satu ini adalah pada isian kurma yang memberikan rasa yang manis. Tentunya kurma yang digunakan adalah harus yang berkualitas tinggi supaya dapat memberikan hidangan tamu dengan kualitas yang terbaik.

Membuat kahk merupakan salah satu tradisi yang tidak pernah terputus dan merupakan hidangan spesial di Mesir saat lebaran. Umumnya 10 hari sebelum Ramadhan, mereka berkumpul untuk membuat kue khas mesir ini.

Kue Lebaran

Para anggota keluarga mencoba untuk membuat kahk secara bersamaan. Masing-masing dari mereka mempunyai tugas khusus untuk membuat kue kahk. Ada yang membuat adonan, ada yang membuat mengisi toping dan ada yang memotong adonan. Setelah itu mereka menaruh khak ke nampan persegi panjang untuk dimasukkan kedalam oven.

Tradisi kahk saat ini dengan yang terjadi di zaman dulu cukup berbeda, dulunya mereka membuat kahk dengan bentuk binatang atau bunga. Isinya pun cukup berbeda yaitu berisi kurma dan buah ara dan dihiasi dengan bunga-bunga kering.

Menurut sejarahnya, pada tahun 1124 M, dinasti Fatimiyah Mesir menghabiskan 20.000 dinar untuk memanggang Kahk untuk perayaan Idul Fitri. Maka dari itu, Kahk sangat kental dengan sajian kue yang dihidangkan oleh masyarakat Mesir. Bukan hanya sekedar tradisi turun temurun, namun rasanya yang enak membuat kue satu ini populer hingga sekarang.

Ingin tahu lebih lanjut tentang first class Lifestyle, silakan klik HighEnd-Magazine.

(mrt)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini