Share

Ini Respons IDAI soal Kabar PTM Dihentikan Dampak Hepatitis Akut Misterius

Kevi Laras, Jurnalis · Sabtu 07 Mei 2022 15:15 WIB
https: img.okezone.com content 2022 05 07 481 2590359 ini-respons-idai-soal-kabar-ptm-dihentikan-dampak-hepatitis-akut-misterius-GwdmeOFCHk.jpg Ilustrasi pembelajaran tatap muka (PTM). (Foto: Haryudi/Sindo)

DUNIA dihebohkan munculnya penyakit hepatitis akut misterius yang menyerang anak-anak, termasuk di Indonesia. Melihat perkembangan itu, muncul asumsi pembelajaran tatap muka (PTM) di sekolah akan dihentikan?

Mendengar hal itu, Ketua Unit Kerja Koordinasi (UKK) Gastro-Hepatologi Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) Dr dr Muzal Kadim SpA(K) memberi respons belum dapat dipastikan. Sebab, hepatitis akut misterius tersebut belum bisa dipastikan masuk Indonesia atau tidak.

Baca juga: Ditemukan 3 Kasus Diduga Hepatitis Akut Misterius, Ini Respons Kemenkes 

"Karena tidak tahu dalam perkembangan lebih lanjut, karena saat ini kita masih tahap investigasi," ujar Dr dr Muzal dalam zoom meeting, Sabtu (7/5/2022).

Ia menegaskan bahwa IDAI belum dapat memberikan keputusan atau rekomendasi soal PTM ditunda sementara. Ketiga pasien anak yang dirawat di RSUPN dr Ciptomangunkusumo Jakarta dengan dugaan hepatitis akut belum diketahui penyebabnya hingga meninggal dunia.

Baca juga: Hepatitis Akut Misterius Hanya Menyerang Anak-anak? Ini Kata IDAI 

Sehingga, Dr dr Muzal pun menyarankan masyarakat dapat menunggu hasil investigasi dan perkembangan soal hepatitis akut misterius tersebut. "Sampai saat ini belum ada keputusan IDAI. untuk menyarankan PTM itu (dihentikan dalam waktu tertentu)," jelasnya.

"Apakah benar-benar sudah ada kasusnya masuk ke Indonesia? Atau, memang itu kasus-kasus yang sporadis (penyakit jarang/tidak teratur/di daerah-daerah tertentu). Jadi, kita belum memutuskan itu," ucap Dr dr Muzal menambahkan.

Dalam kesempatan yang sama, dirinya mengungkapkan bahwa mungkin ada peluang hepatitis akut meluas. Namun hal itu belum dapat dipastikan, sebab masih tahap investigasi oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

"Iya bisa saja, berprotensi meningkat kasusnya, jadi masih dalam perkembangan, bisa saja kebijakan berubah-ubah setiap waktu, bisa saja PTM. Kemungkinan, tapi melihat situasi ke depannya nanti sesuai perkembangannya," kata Dr dr Muzal.

Baca juga: Soal 3 Pasien Hepatitis Misterius yang Meninggal, Ini Penjelasan Kemenkes 

Baca juga: Hepatitis Akut Tak Ada Hubungannya dengan Vaksin Covid-19! 

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini