Share

Sering Mengalami Nyeri Sendi, Coba Atasi dengan Tips Dokter Ini

Antara, Jurnalis · Senin 09 Mei 2022 21:30 WIB
https: img.okezone.com content 2022 05 09 481 2591277 sering-mengalami-nyeri-sendi-coba-atasi-dengan-tips-dokter-ini-TxgTuhTdKb.jpg Mengalami nyeri sendi (Foto: MU health care)

SAAT usia makin bertambah, apalagi ditambah faktor pekerjaan dan gaya hidup, bisa menyebabkan nyeri sendi. Salah satu gejala nyeri sendi adalah munculnya nyeri yang intens.

Lantas apa yang harus dilakukan kali pertama kala nyeri sendi muncul? Berikut saran spesialis Rehabilitasi Arfa Pain and Spine Center dari RS Meilia, Jakarta, dr. Sri Wahyuni, SpKFR.

 istirahat

1. Istirahat 

Berhenti sejenak saat nyeri muncul atau jika memungkinkan rebahkan badan anda dan beristirahatlah. Pada kasus nyeri lutut, merebahkan badan sembari mengangkat kaki dengan posisi lutut lebih tinggi dari pinggang dapat memperbaiki kondisi nyeri.

Hindari aktivitas yang menggunakan lutut sebagai tumpuan utama seperti mengangkat beban berlebih, minimal 2 x 24 jam.

2. Kompres air panas atau dingin pada daerah nyeri

Sembari beristirahat lakukan kompres dingin (ice) pada daerah yang mengalami nyeri minimal selama 15 sampai 20 menit, dua kali dalam sehari.

Setelah 3 hari pasca-nyeri muncul, dan sudah melakukan kompres dingin, pada hari ke empat ganti kompres panas, pada lokasi nyeri.

Anda bisa menggunakan handuk yang dimasukan ke dalam air panas, peras airnya lalu tempelkan. Lakukan hal setidaknya 10 hingga 15 menit dalam sehari.

3. Kompresi

Penggunaan elastic bandage, sebagai kompresi terutama pada lutut juga dapat digunakan untuk mengurangi nyeri.

"Pilih ukuran bandage yang sesuai, tidak boleh terlalu kencang atau longgar. Gunakan bandage saat beraktifitas dan lepaskan bandage pada saat tidur atau mandi," kata Sri.

 BACA JUGA:Deretan Obat Nyeri Sendi yang Mudah Ditemukan di Apotek

4. Medikamentosa

Penatalaksanaan secara medikamentosa untuk menghilangkan nyeri sendi dapat dilakukan dengan berbagai cara, misalnya pemberian NSAID, suntikan asam hyaluronate dan juga pencegahan dengan mengkonsumsi suplemen kondroitin dan glukosamin.

"Cara ini bergantung dari berat ringannya kerusakan sendi yang dialami pasien," jelas dr Mahdian Nur Nasution, SpBS, Ahli Nyeri dari Klinik Onta Merah Pain and Spine Center, Jakarta.

(DRM)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini