Share

4 Tips Hindari Anak-Anak dari Infeksi Penyakit

Tim Okezone, Jurnalis · Senin 09 Mei 2022 18:23 WIB
https: img.okezone.com content 2022 05 09 481 2591339 4-tips-hindari-anak-anak-dari-infeksi-penyakit-kiErs2fJSr.jpg Ilustrasi Anak Sakit. (Foto: Shutterstock)

ANAK-ANAK memang menjadi kelompok yang sangat rawan mengalami penyakit. Setiap kali anak-anak bermain bersama terman meraka, ada kemungkinan penyebaran infeksi.

Sementara bayi dan balita, mereka pun rawan mengalami infeksi karena menggunakan tangan untuk menyeka hidung atau menggosok mata, dan kemudian memegang mainan atau menyentuh anak lain.

"Anak-anak yang sangat kecil juga cenderung memasukkan sesuatu ke dalam mulut mereka dan sering menyentuh wajah mereka, membuat infeksi lebih mungkin terjadi," ujar dr Nina Dwi Putri, SpA(K) dari Unit Kerja Koordinasi Infeksi Tropik Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) seperti dilansir dari Antara.

Nina mengatakan, anak-anak tetap bisa bermain dan beraktivitas yang aman, orangtua dapat menerapkan beberapa tips pencegahan infeksi. Ia kemudian memberikan beberapa anjuran bagi orangtua untuk mencegah dan mengendalikan infeksi pada anak dari infeksi, berikut ulasannya:

Anak Sakit

Melakukan vaksinasi / imunisasi

Imunisasi adalah cara paling efektif untuk melindungi anak-anak dari berbagai infeksi tertentu pada masa kanak-kanak. Selain itu imunisasi juga melindungi anak-anak yang terlalu muda untuk divaksinasi dan mereka yang memiliki kondisi medis yang menghalangi anak-anak untuk divaksinasi. Imunisasi juga menghentikan penyebaran infeksi di masyarakat dengan memberikan kekebalan kelompok.

Tetap berada di rumah saat sakit untuk mencegah penyebaran lebih lanjut

Ketika anak sakit, apapun itu, baik batuk pilek, diare, demam, belekan, ruam-ruam, dan lain-lain walaupun ringan, mereka hendaknya tinggal di rumah, kecuali perlu berobat ke dokter.

Hal ini membantu mencegah penularan penyakit. Selain itu anak-anak juga dapat beristirahat dengan baik sehingga pemulihannya bisa lebih cepat. "Perlu diingat bahwa infeksi dapat menular beberapa hari sebelum gejala muncul dan sesudah gejala hilang. Pastikan anak sudah pulih baru beraktivitas kembali," ujar Nina.

Menghindari kerumunan, tempat yang terlalu ramai dan sirkulasi yang buruk

Ada beberapa penyakit yang gampang sekali ditularkan jika suasana terlalu padat dan sirkulasi udara buruk. Oleh karena itu, ketika membawa anak-anak ke tempat umum harus memperhatikan kondisi tempat tersebut.

"Sehingga kalau jaman dahulu kita sering mendengar orangtua kita menyarankan supaya sebelum 40 hari anak jangan dibawa keluar rumah. Mungkin ini ada benarnya juga, karena bayi baru lahir biasanya daya tahan tubuhnya belum terlalu sempurna, sehingga jika dibawa ke keramaian seperti pasar dan tempat lain, mudah sekali tertular penyakit," jelas Nina.

Menjaga kebersihan

Salah satu cara sederhana namun penting untuk membantu mencegah penyebaran infeksi adalah mencuci atau membersihkan tangan. Cuci atau bersihkan tangan sebelum makan, setelah menggunakan kamar mandi, dan setelah menyentuh benda apa pun yang mungkin mengandung banyak kuman.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini