Share

WHO: Kematian Akibat Covid-19 Hampir 15 Juta di Seluruh Dunia

Pradita Ananda, Jurnalis · Senin 09 Mei 2022 18:43 WIB
https: img.okezone.com content 2022 05 09 481 2591345 who-kematian-akibat-covid-19-hampir-15-juta-di-seluruh-dunia-66Fa7YaPYV.jpg Ilustrasi Covid-19. (Foto: Shutterstock)

SUDAH hampir tiga tahun pandemi Covid-19 melanda di seluruh dunia. Penyakit yang membuat dunia lumpuh sesaat ini pun sudah memakan korban yang tidak sedikit.

Badan Kesehatan Dunia (WHO) mencatat, ada hampir 15 juta orang meninggal dunia akibat Covid-19. Mirisnya, mereka yang meninggal bukan hanya karena Covid-19, tapi juga karena tenaga kesehatan yang kelelahan selama beberapa tahun terakhir ini.

Seperti dilapor NBC News, Senin (9/5/2022), dalam laporan yang dirilis pada Kamis lalu tersebut, disebutkan angka kematian 15 juta ini adalah lebih dari dua kali lipat dari angka kematian resmi yakni 6 juta. Diketahui, sebagian besar angka kematian terkait Covid-19 ada di tiga wilayah berbeda yakni Asia Tenggara, Eropa dan Amerika.

Para ilmuwan yang ditugaskan oleh WHO, menghitung jumlah kematian sebenarnya terkait Covid-19 antara rentang waktu Januari 2020 dan akhir 2021.

Hasilnya, diperkirakan ada antara 13,3 juta dan 16,6 juta kematian yang disebabkan langsung oleh penyakit infeksi Covid-19 atau yang ada hubungannya dengan dampak kondisi pandemi pada sistem kesehatan, contohnya ketika para penderita kanker yang tidak dapat berobat secara maksimal ketika rumah sakit dipenuhi oleh pasien Covid.

Disebutkan lebih lanjut, angka-angka ini didasarkan pada data yang dilaporkan negara dan pemodelan statistik. WHO tidak segera merinci angka untuk membedakan antara kematian langsung akibat Covid-19 dan faktor lainnya yang disebabkan oleh pandemi.

Direktur Jenderal WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus menyebutkan angka kematian di atas seharusnya jadi alarm kesadaran yang mendorong negara-negara di dunia untuk berinvestasi lebih banyak dalam kemampuan afar bisa meredam situasi keadaan darurat kesehatan di masa depan.

Ahli penyakit menular Yale School of Public Health, Albert Ko mengatakan estimasi angka yang disebutkan oleh WHO tersebut merupakan hal penting untuk dijadikan sebagai salah satu pondasi agar di masa depan, dunia bisa lebih siap dalam menghadapi pandemi.

β€œIni mungkin tampak seperti latihan menghitung kacang, tetapi angka dari WHO ini sangat penting untuk memahami bagaimana kita harus memerangi pandemi di masa depan dan terus menanggapi pandemi ini,” ujar dokter Albert Ko.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini