Share

5 Alasan Orang Bertahan ketika Cintanya Bertepuk Sebelah Tangan

Intan Afika, Jurnalis · Selasa 10 Mei 2022 11:00 WIB
https: img.okezone.com content 2022 05 09 612 2591379 5-alasan-orang-bertahan-ketika-cintanya-bertepuk-sebelah-tangan-irSb02yAGm.jpg Ilustrasi Pacaran. (Foto: Shutterstock)

KETIKA kita menyukai seseorang, tentunya kita ingin perasaan tersebut terbalaskan. Sayangnya, tidak semua pasangan bisa memberikan apa yang kita harapkan dari sebuah hubungan, bahkan terkadang hubungan tersebut sudah sangat toxic.

Tapi, kenapa banyak orang yang bisa bertahan, bahkan dalam jangka waktu lama padahal cinta mereka bertepuk sebelah tangan?

Memang, ketika kita sudah terlanjur cinta sulit untuk menyingkirkan perasaan sayang kepada si dia. Dikutip dari dari Times of India, berikut lima alasan mengapa seseorang betah menjalani cinta bertepuk sebelah tangan.

Zona nyaman

Anda takut keluar dari zona nyaman Anda untuk menemukan orang baru dan menjalin hubungan dengan mereka. Anda ingin tetap bersama dengan orang yang Anda cintai karena perasaan itu sudah membuat Anda merasa nyaman, meskipun perasaan Anda tidak terbalaskan. Padahal, perasaan itu justru menghalangi diri Anda untuk menemukan kebahagiaan sejati.

Pacaran

Jalani hubungan tidak sehat sebelumnya

Sulit untuk melepaskan diri dari hubungan tidak sehat yang pernah menjadi bagian penting dalam hidup Anda. Hubungan masa kecil Anda, terutama dengan orang tua juga berpengaruh dengan kisah asmara.

Jika orang tua Anda tidak cukup memvalidasi perasaan Anda, itu bisa menjadi alasan mengapa Anda terus mencari cinta dari mereka yang tidak membalas cinta Anda.


Anda membenci diri sendiri

Orang yang terlibat dalam hubungan tidak sehat biasanya tidak mencintai diri mereka sendiri. Anda mungkin membenci diri sendiri, sehingga merasa tak masalah jika orang yang Anda cintai melakukan hal serupa. Anda mencari cinta dari orang lain ketika Anda tidak mencintai diri sendiri, perilaku ini bisa membuat Anda kesulitan memiliki masa depan yang bahagia dengan seseorang.

Kerentanan tentang diri sendiri

Ketika Anda rentan terhadap perasaan Anda, Anda mungkin akan mencoba membuka diri terlalu banyak atau kepada orang yang salah. Anda mungkin terus-menerus merasa perlu untuk mengekspresikan diri hingga akhirnya terburu-buru.

Alhasil, Anda kehabisan kesabaran untuk menunggu dan berhenti mencari orang yang tepat. Anda pun memilih bertahan dengan seseorang yang tidak membalas perasaan Anda saat ini.

Menyukai fase jatuh cinta

Anda mungkin menyukai gagasan tentang jatuh cinta pada seseorang, tetapi pikiran untuk menjalin hubungan dan menyelesaikannya dengan pasangan selama masa-masa sulit membuat Anda merasa takut. Ya, Anda mungkin memang menyukai fase pengejaran cinta, tetapi membenci soal komitmen.

Anda harus menyadari bahwa untuk memiliki seseorang yang mencintai Anda seutuhnya, Anda harus rela melepaskan diri dari semua rasa tidak aman ini. Yuk, renungkan lagi pilihan Anda. Jangan sampai salah!

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini