Share

Anak Meninggal Akibat Hepatitis Akut Bertambah 2 Orang, Begini Penjelasan Kemenkes

Kevi Laras, Jurnalis · Rabu 11 Mei 2022 11:52 WIB
https: img.okezone.com content 2022 05 11 481 2592247 anak-meninggal-akibat-hepatitis-akut-bertambah-2-orang-begini-penjelasan-kemenkes-xLAd4zdOy9.jpg Anak terkena hepatitis misterius (Foto: inc magazine)

JUMLAH anak yang meninggal akibat Hepatitis akut misterius di Indonesia bertambah 2 orang. Jika ditotal anak yang meninggal yaitu 5 orang dari berbagai daerah.

Hal tersebut disampaikan oleh Juru Bicara Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Siti Nadia Tarmizi bahwa jumlah pasien meninggal dilaporkan bertambah. Dia menyebutkan jika anak-anak itu, berasal dari DKI Jakarta, Jawa Timur dan Sumatera Barat.

anak kena hepatitis akut

"Tercatat ada 5 orang ya, meninggal dunia di DKI Jakarta, Jawa Timur dan Sumatera Barat," ujar dr Nadia.

Lebih lanjut, Dokter Nadia mengatakan, jumlah kasus yang terlapor saat ini sebanyak 15 anak. Mereka terdiri dari DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Timur, Sumatera Barat dan Bangka Belitung.

Sebelumnya, ia menerangkan rentang usia dalam 15 kasus Hepatitis akut misterius pada anak di Indonesia yaitu 1-17 Tahun. Dari kasus yang ada, berasal dari berbagai daerah, antara lain DKI Jakarta, Sumatera Barat, Jawa Barat dan Jawa Timur hingga Bangka Belitung.

Sejauh ini, terdapat 10 pasien masih dalam perawatan. "Rentang usia 1-17 tahun dari beberapa Provinsi: DKI jakarta, Sumbar, Jabar, dan Jatim. Terdapat 10 kasus masih dalam perawatan," tambah Nadia.

"Sebanyak 11 orang DKI Jakarta, Sumatera Barat 1, Jawa Timur 1, Bangka Belitung 1 dan Jawa Barat 1," jelasnya.

Sekadar informasi, 3 pasien anak yang menjadi kasus pertama Hepatitis akut misterius di Indonesia meninggal dunia pada 30 April lalu. Mereka sempat dirawat di RSUPN Dr. Ciptomangunkusumo Jakarta dan belum diketahui penyebabnya meninggal dunia.

Pemerintah melalui Kemenkes dan Dinas Kesehatan DKI Jakarta melakukan investigasi kontak untuk mengetahui lebih lanjut. "Berdasarkan hasil investigasi kontak terhadap kasus yang meninggal dunia, ketiganya datang ke fasilitas kesehatan pada kondisi stadium lanjut," ujar dr Nadia.

(DRM)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini