Share

Tak Cuma Cuci Tangan, Anak-Anak Juga Harus Diajarkan Mengeringkannya

Tim Okezone, Jurnalis · Rabu 11 Mei 2022 17:42 WIB
https: img.okezone.com content 2022 05 11 481 2592534 tak-cuma-cuci-tangan-anak-anak-juga-harus-diajarkan-mengeringkannya-YIkuTDm17P.jpg Ilustrasi Anak Cuci Tangan. (Foto: Shutterstock)

GUNA menghindari anak-anak terpapar hepatisis misterius, salah satu cara sederhana namun penting adalah mencuci atau membersihkan tangan. Cuci atau bersihkan tangan sebelum makan, setelah menggunakan kamar mandi, dan setelah menyentuh benda apapun yang mungkin mengandung banyak kuman.

dr Nina Dwi Putri, SpA(K) dari Unit Kerja Koordinasi Infeksi Tropik Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) mengatakan, sejak dini orangtua dapat mengajarkan anak untuk membersihkan tangan dengan sabun dan air atau dengan pembersih tangan berbasis alkohol.

Kemudian keringkan tangan dengan benar setelah mencucinya juga penting, karena tangan yang masih lembab dapat menyerap lebih banyak kuman daripada tangan yang kering kata Nina.

"Mengeringkan tangan juga dapat membantu menghilangkan kuman yang tidak terbilas selama mencuci tangan. Gunakan handuk bersih untuk mengeringkan tangan," imbau dia seperti dilansir dari Antara.

Anak Cuci tangan

Selain itu, perawatan mulut yang baik juga sangat penting. Ajarkan anak untuk menyikat giginya setelah makan dan sebelum tidur. Ini dapat membantu mencegah infeksi di rongga mulut yang pada kondisi tertentu dapat menyebabkan komplikasi di organ lain seperti jantung, sinus dan otak.

"Jangan lupa tutupi bersin dan batuk atau kenakan masker. Ketika orang batuk dan bersin, mereka dapat menyebarkan kuman dan virus," tambah Nina.

Dengan menutup mulut dan hidung dengan tisu atau masker, Anda dapat membantu menghentikan semprotan kuman ini. Buang tisu bekas ke tempat sampah dan cuci tangan setelahnya.

Jangan gunakan tangan untuk menutupi batuk dan bersin karena kuman bisa masuk ke tangan, yang kemudian tanpa sadar dapat menularkan kepada orang lain, misalnya melalui berjabat tangan atau melalui benda yang telah disentuh, seperti gagang pintu.

Jika tidak memiliki tisu, gunakan bagian dalam siku. Anak-anak juga harus didorong untuk melakukan ini sejak usia dini, kata Nina. Untuk kebersihan luka, tutuplah luka dan lecet pada kulit dengan plester atau perban agar tetap bersih dan mengurangi risiko infeksi.

Sedangkan untuk kebersihan lingkungan, mulailah dengan membersihkan permukaan rumah secara teratur, terutama di dapur dan kamar mandi serta area yang sering di sentuh. Lap permukaan dengan kain yang telah dibasahi deterjen dan air, lalu bilas dan keringkan permukaannya.

Jika menggunakan disinfektan, jauhkan dari jangkauan anak-anak."Menjaga kebersihan lingkungan juga dapat mencegah penyakit-penyakit yang bersumber dari nyamuk seperti demam berdarah," kata Nina.

Jangan lupa membersihkan kotak atau kaleng makanan sebelum membukanya, karena kotoran di luar kotak atau kaleng bisa saja masuk ke dalam makanan ketika dibuka.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini