Share

Sudah 7 Anak di Indonesia Meninggal Diduga Hepatitis Misterius, Perlukah Bentuk Satgas Khusus?

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Kamis 12 Mei 2022 12:15 WIB
https: img.okezone.com content 2022 05 12 481 2592944 sudah-7-anak-di-indonesia-meninggal-diduga-hepatitis-misterius-perlukah-bentuk-satgas-khusus-gUdaicNQCq.jpeg Total 7 Anak Diduga Meninggal Akibat Hepatitis Misterius (Foto: Timesofindia)

HEPATITIS misterius semakin banyak dilaporkan di berbagai wilayah di Indonesia. Tercatat, sudah tujuh anak meninggal dunia diduga akibat penyakit aneh tersebut. Perlukah dibentuk satgas hepatitis misterius?

Menurut Ahli Epidemiologi Griffith University Australia Dicky Budiman, sejauh ini pembentukan satgas hepatitis misterius masih cukup di level provinsi.

"Jadi, kalaupun mau ada satgas hepatitis misterius, itu cukup Dinas Kesehatan Provinsi, Kementerian Kesehatan sebagai induknya di level nasional," papar Dicky pada MNC Portal, Kamis (12/5/2022).

Gejala Hepatitis Misterius

Dia menerangkan, pada kasus hepatitis misterius yang banyak menyerang anak-anak, perhimpunan dokter anak menjadi tombak utama keselamatan anak-anak. "Perhimpunan dokter anak menjadi front line-nya," tambahnya.

BACA JUGA : Hepatitis Misterius Mengancam, Jangan Paksa Anak ke Sekolah jika Alami Gejala Ini

Artinya, perhimpunan dokter anak harus lebih aktif menyebarkan informasi kepada masyarakat, khususnya orangtua yang punya anak di usia 0-17 tahun. Ini penting untuk mengedukasi dan memberikan perkembangan data terkait penyakit hepatitis misterius, sehingga orangtua bisa lebih waspada dan melakukan upaya pencegahan secara maksimal.

BACA JUGA : Tanda Hepatitis Misterius Bergejala Berat, Kulit dan Mata Jadi Kuning

Di sisi lain, Dicky menjelaskan beberapa upaya yang bisa dilakukan orangtua untuk meminimalisir risiko, salah satunya memastikan si kecil melengkapi dua dosis vaksin Covid-19. Selain itu, pastikan juga si kecil rajin cuci tangan dan tidak sembarang makan.

"Khususnya pada anak-anak yang belum eligible mendapatkan vaksin Covid-19 seperti anak-anak TK dan usia di bawahnya. Orangtua harus ekstra hati-hati, kalau si kecil demam, segera berikan pertolongan medis," tambahnya.

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini