Share

Korban Hepatitis Bertambah Jadi 7 Orang, Ini Gejala yang Timbul Sebelum Meninggal

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Kamis 12 Mei 2022 14:06 WIB
https: img.okezone.com content 2022 05 12 481 2593033 korban-hepatitis-bertambah-jadi-7-orang-ini-gejala-yang-timbul-sebelum-meninggal-8RY5xUhp5D.jpg Ilustrasi Anak Sakit. (Foto: Freepik)

KORBAN hepatitis misterius kembali bertambah satu orang. Kini, ada 7 orang anak meninggal dunia yang diduga karena hepatitis misterius.

Juru Bicara Kementerian Kesehatan Siti Nadia Tarmizi mengatakan, pasien anak ke-7 tersebut diketahui berasal dari Kalimantan Timur. Dalam paparannya, Siti Nadia menjelaskan kondisi terakhir pasien sebelum dinyatakan meninggal dunia.

Menurutnya, gejala khas hepatitis misterius yang muncul di pasien dikenali dari warna kulitnya. "Kulit pasien kuning dengan urin berwarna kuning tua," papar Siti Nadia saat dihubungi MNC Portal, Kamis (12/5/2022).

Data yang diterima Kemenkes menjelaskan bahwa pasien ke-7 yang meninggal dunia diduga hepatitis misterius ini berusia 7 tahun.

Sebelumnya, Kemenkes menjelaskan bahwa ada 7 kasus meninggal dunia diduga hepatitis misterius. Ke-7 kasus tersebut berada di beberapa wilayah di Indonesia. Ada empat kasus di DKI Jakarta, 1 kasus di Tulungagung, Jawa Timur, 1 kasus di Solok, Sumatera Barat, dan 1 kasus di Kalimantan Timur.

Sementara itu, 1 kasus yang dilaporkan di Medan hingga saat ini belum bisa dipastikan karena hepatitis misterius, karena status kesehatannya dilaporkan 'suspek hepatitis akut'.

Sebelumnya, Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengumumkan, bahwa ada 15 kasus hepatitis akut di Indonesia pada Senin (9/5). Ke-15 kasus tersebut, ditemukan di DKI Jakarta, Jawa Timur, dan Sumatera Barat. Kenaikan angka ini, dihitung setelah Kemenkes meningkatkan kewaspadaan dalam dua pekan terakhir.

Seperti diketahui, fenomena hepatitis akut yang tidak diketahui penyebabnya, menjadi sorotan dunia setelah WHO menetapkannya sebagai Kejadian Luar Biasa (KLB) pada 15 April 2022. WHO awalnya menerima laporan 169 kasus di 12 negara.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) sendiri mencatat ada 348 kasus seluruh dunia yang diindentifikasi dalam penelitian. Dalam paparn WHO, mereka membuat hipotesis bahwa hepatitis misterius ini disebabkan karena kombinasi adenovirus dan virus Covid-19.

Di Jakarta sendiri ada sebanyak 14 anak-anak dan 7 orang dewasa terjangkit wabah hepatitis akut misterius. Diketahui Pemprov DKI mencatat 21 kasus Hepatitis di Jakarta per 11 Mei ini.

Dari 21 kasus, 14 orang termasuk 3 yang meninggal berusia kurang dari 16 tahun. Untuk 7 orang lainnya usia 16 tahun lebih sehingga tidak masuk kriteria WHO (organisasi kesehatan dunia) sebagai kewaspadaan hepatitis akut berat yang belum diketahui penyebabnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini