Share

Takut Konsumsi Obat Hipertensi Seumur Hidup? Ini Penjelasan Dokter

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Kamis 12 Mei 2022 14:14 WIB
https: img.okezone.com content 2022 05 12 481 2593040 takut-konsumsi-obat-hipertensi-seumur-hidup-ini-penjelasan-dokter-n5UcyJ019F.jpg Minum obat seumur hidup (Foto: BBC)

APAKAH Anda takut konsumsi obat hipertensi seumur hidup? Anda mengkhawatirkan ginjal Anda karena terus menerus 'menggerus' bahan kimia?

Ketua Perhimpunan Dokter Hipertensi Indonesia dr Erwinanto, SpJP, menjelaskan, pasien hipertensi yang sudah disarankan menjalani terapi obat memang tak bisa lepas dari obat hipertensinya seumur hidup.

 obat

Meski angka di alat ukur hipertensi sudah menunjukkan perbaikan, yaitu di bawah 140/90 mmHG, yang mengartikan kondisi pasien terkontrol, obat hipertensi tetap harus diminum terus. Ini agar level tekanan darah tetap pada kondisi baik.

"Terapi obat hipertensi harus dijalani pasien seumur hidup. Sebab, hipertensi tidak bisa disembuhkan, melainkan dikendalikan kondisinya," terang dr Erwinanto dalam webinar Hari Hipertensi Sedunia yang diinisiasi Kementerian Kesehatan, Kamis (12/5/2022).

Namun, tak bisa dipungkiri bahwa banyak orang khususnya pasien hipertensi, yang ragu menenggak obat seumur hidup. Tapi, apakah obat hipertensi aman dikonsumsi jangka panjang? Perlukah pasien hipertensi khawatir terkait obat yang diminumnya?

Dokter Erwinanto menegaskan bahwa semua terapi obat itu selalu mempunyai efek samping, termasuk obat hipertensi. Tapi, seorang dokter pastinya memberikan terapi obat pada pasien dengan pemikiran bahwa obat tersebut memberi manfaat lebih besar dibandingkan efek sampingnya.

"Obat hipertensi itu hasilnya sudah final bahwa memberi manfaat lebih banyak ketimbang efek sampingnya untuk pasien," terangnya.

Ia pun menerangkan bahwa tidak bisa dipungkiri ada efek samping yang muncul dengan mengonsumsi obat hipertensi. Tapi, sekali lagi ditekankan bahwa manfaatnya jauh lebih banyak dari efek sampingnya.

 BACA JUGA:Papua Catat Kasus Hipertensi Terendah se-RI, Apa Rahasianya?

"Jadi, kalau ada pasien hipertensi tapi dia takut minum obat hipertensi, menurut saya itu agak aneh, karena artinya si pasien tidak takut terhadap risiko penyakit. Dia tidak mempertimbangkan benefit obatnya," tambah dr Erwinanto.

(DRM)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini