Share

Penyakit Mulut dan Kuku Ternyata Pernah Menginfeksi Manusia, IDI Beberkan Faktanya!

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Jum'at 13 Mei 2022 13:59 WIB
https: img.okezone.com content 2022 05 13 481 2593625 penyakit-mulut-dan-kuku-ternyata-pernah-menginfeksi-manusia-idi-beberkan-faktanya-32ISqcNf1S.jpg Penyakit mulut dan kuku biasanya menginfeksi sapi (Foto: Beef magazine)

PENYAKIT mulut dan kuku dikategorikan sebagai penyakit yang menyerang hewan berkuku dua. Penyakit ini bukan zoonosis, tetapi ternyata pernah menginfeksi manusia.

Ya, menurut paparan Pakar Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Prof Zubairi Djoerban, penyakit mulut dan kuku faktanya pernah menginfeksi manusia. Meski begitu, masyarakat tidak perlu khawatir.

 sapi

"Penyakit mulut dan kuku pernah dilaporkan menyerang manusia, tapi kasusnya tidak banyak. Sejak 1960-an baru ada 40 kasus, salah satunya di Chili," papar Prof Beri, sapaan akrabnya, Jumat (13/5/2022).

Memang pernah menginfeksi manusia, tapi Prof Beri menegaskan bahwa masyarakat tidak perlu khawatir, apalagi panik. Sebab, penularan dari hewan ke manusia sangat jarang terjadi.

"Enggak perlu panik, enggak perlu khawatir. Kasus penularan virus penyakit mulut dan kuku ke manusia itu amat rendah," tambah Prof Beri.

Penyakit mulut dan kuku mengejutkan publik setelah Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengumumkan ke publik dalam paparan virtualnya. Kasus penyakit mulut dan kuku pada hewan banyak dilaporkan di Jawa Timur belum lama ini.

 BACA JUGA:Antisipasi Penyebaran Penyakit Mulut dan Kuku Hewan, Mentan Siapkan Vaksin

Gejala penyakit mulut dan kuku pada hewan berkuku dua antara lain tubuh hewan demam, tidak mau makan, mulut berbusa, air liur berlebihan, adanya lesi atau lepuh di gusi atau lidah, luka atau lesi di track (kadang disertai lepas kuku), pun jalan hewan pincang.

(DRM)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini