Share

Pasien Hepatitis Akut yang Meninggal Kebanyakan Terlambat Dibawa ke RS

Kevi Laras, Jurnalis · Sabtu 14 Mei 2022 09:02 WIB
https: img.okezone.com content 2022 05 14 481 2594016 pasien-hepatitis-akut-yang-meninggal-kebanyakan-terlambat-dibawa-ke-rs-v69lkVO87V.jpg Anak terkena hepatitis akut (Foto: Istock)

KEMENTERIAN Kesehatan mengungkap jumlah anak diduga terkena Hepatitis akut misterius di Indonesia, hingga saat ini sebanyak 18 kasus.

Hal tersebut disampaikan, Direktur Utama Rumah Sakit Penyakit Infeksi Sulianti Saroso, Prof Dr. Mohammad Syahril dalam webinar update Hepatitis Akut di Indonesia hari ini (13/5).

 anak sakit hepatitis misterius

Dalam kesempatan itu, dia menerangkan rincian terkait jumlah kasus dari usia hingga daerahnya. Syahril mengatakan jika usia anak 5 sampai 9 tahun mendominasi, kasus dugaan Hepatitis akut misterius ini.

Dalam rinciannya, Syahril mengungkap data usia, yaitu:

-0-4 tahun 4 orang

-5-9 tahun 6 orang

-10-14 tahun 4 orang

-15-20 tahun 4 orang

Sementara untuk sebaran 18 kasus, diduga Hepatitis akut misterius di Indonesia, yaitu 12 kasus di DKI Jakarta, 1 kasus di Bangka Belitung, 1 kasus di Jawa Barat, 1 kasus di Jawa Timur, 1 kasus di Kalimantan Timur, 1 kasus di Sumatera Barat dan 1 kasus di Sumatera Utara.

"Paling banyak berdomisili di DKI Jakarta sebanyak 12 orang," ujar Prof Syahril.

Lebih lanjut, Syahril mengatakan bahwa jenis kelamin pasien diduga Hepatitis akut misterius ini, didominasi oleh Laki-laki sebanyak 9 orang, Perempuan 8 orang dan masih ada 1 kasus yang menunggu proses verifikasi.

Ia menambahkan, mayoritas pasien telah mengalami kejang-kejang hingga kehilangan kesadaran diri. Dia juga mengatakan bahwa orangtua terlambat membawa anak-anak ke rumah sakit.

"Untuk yang meninggal hampir semuanya dirujuk keterlambatan sampai di rumah sakit. Mayoritas mengalami kejang-kejang dan kehilangan kesadaran diri," kata Prof Syahril.

 BACA JUGA:18 Kasus Hepatitis Akut di Indonesia, Terbanyak di DKI Jakarta

"Jadi harus hati-hati karena Hepatitis ini cepat sekali. Maka jangan tunggu sampai warna atau tubuh kuning semua," tambahnya.

(DRM)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini