Share

Cegah Hepatitis Misterius, Orangtua Diminta Perhatikan Kesehatan Anaknya

Kevi Laras, Jurnalis · Sabtu 14 Mei 2022 17:09 WIB
https: img.okezone.com content 2022 05 14 481 2594151 cegah-hepatitis-misterius-orangtua-diminta-perhatikan-kesehatan-anaknya-Hgch4hGQuT.jpg Anak terkena hepatitis akut (Foto: Parents)

PENYAKIT Hepatitis akut misterius pada anak di dunia, dipastikan sudah masuk Indonesia. Hal ini disampaikan oleh Direktur Utama RSPI Prof Dr Sulianti Saroso, dr Mohammad Syahril.

Dalam penjelasannya, ia mengimbau agar para orangtua memperhatikan kondisi kesehatan anak-anak. Terkhusus usia anak dibawah 16 tahun, sebab jumlah kasus di Indonesia mayoritas usia 5-9 tahun.

 anak kena hepatitis akut

"Jadi sebagai closing statement ini, kita harus waspada dan peduli terhadap Hepatitis akut misterius ini. Sudah masuk ke Indonesia, terutama orang tua yang memiliki anak usia dibawah 16 tahun," ujar dr Syahril dikutip Sabtu (14/5/2022).

dr. Syahril mengungkapkan pasien yang diduga Hepatitis Akut, ini memiliki rentang usia 0-20 tahun. Paling banyak anak yang berusia 5-9 tahun ada 6 orang, usia 0-4 tahun ada 4 orang, usia 10-14 tahun ada 4 orang, dan usia diatas 15-20 tahun ada 4 orang.

Lebih lanjut, ia menjelaskan gejala yang ditemukan pada pasien dugaan Hepatitis Akut yakni demam, mual, muntah, hilang nafsu makan, diare akut, lemah, nyeri bagian perut, nyeri pada otot dan sendi, kuning di mata dan kulit, gatal-gatal, dan urine seperti air teh.

Menurutnya gejala dapat berlanjut dengan air kencing berwarna pekat seperti teh, BAB putih pucat, kulit & mata kuning, bahkan sampai penurunan kesadaran. Dia menyarankan ketika anak sudah memiliki gejala, segera dirujuk ke fasilitas pelayanan kesehatan terdekat untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.

"Kita mengingatkan agar masyaraat lebih peduli terhadap kejadian ini karena kejadiannya cepat sekali, maka kita tidak boleh menunda sampai ada gejala-gejala yang berat, jangan menunggu sampai mata atau kulit kuning, sampai tidak sadar dan kejang-kejang, tapi mulai dari gejala-gejala awal seperi mual, muntah diare harus segera ditangani agar tidak berlanjut ke gejala yang lebih berat,” jelasnya.

Di samping itu, dr. Syahril mengatakan masyarakat juga perlu meningkatkan kewaspadaan dengan melakukan serangkaian pencegahan agar terhindar dari penyakit misterius tersebut.

 BACA JUGA: Ini Upaya Kemenkes Cegah Penyebaran Hepatitis Misterius

Ia pun menambahkan, langkah-langkah pencegahan yang bisa dilakukan antara lain; mencuci tangan pakai sabun, memasak makanan dan minuman hingga matang, menggunakan alat makan yang bersih, menghindari kontak dengan orang sakit, memakai masker, menjaga jarak dan menghindari kerumunan.

(DRM)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini