Share

Benarkah Makan Kacang Tingkatkan Kadar Asam Urat Dalam Tubuh?

Tim Okezone, Okezone · Selasa 17 Mei 2022 16:43 WIB
https: img.okezone.com content 2022 05 17 298 2595497 benarkah-makan-kacang-tingkatkan-kadar-asam-urat-dalam-tubuh-2HPxBbEAMi.jpg Ilustrasi Kacang-kacangan. (Foto: Shutterstock)

ADA beberapa makanan yang dapat membuat kadar asam urat seseorang melonjak. Menurut anggapan yang beredar, salah satu makanan yang patut diwaspadai oleh penderita asam urat adalah kacang.

Bila mengabaikannya, gejala berisiko muncul sehingga menyebabkan gangguan pada akvititas sehari-hari. Bahaya kacang untuk asam urat diduga muncul akibat kandungan purin yang tinggi di dalamnya. Kandungan ini dinilai dapat meningkatkan kadar asam urat di dalam tubuh, tapi apa benar demikian?

Perlu diketahui sebelumnya, asam urat atau uric acid adalah produk sisa metabolisme purin. Ini sebenarnya normal ditemukan dalam makanan. Pada kebanyakan kasus, asam urat akan larut dalam darah, lalu dibawa ke ginjal untuk β€˜disaring’. Kemudian, asam urat akan dikeluarkan dari tubuh dalam bentuk urine alias air kencing.

Lalu, apakah kacang termasuk makanan tinggi purin? Sebelum mengetahuinya, pastikan Anda sudah memahami tingkatan kadar purin pada makanan, di antaranya:

Tinggi

Suatu makanan dikatakan tinggi purin apabila memiliki 150–1000 miligram purin di dalamnya.

Sedang

Makanan dengan kategori purin sedang adalah apabila hanya memiliki kandungan 50–150 mg purin per 100 gram sajian.

Rendah

Makanan dikategorikan rendah purin apabila kandungannya kurang dari 50 miligram purin per 100 gram makanan.

Asam Urat

Seperti telah disinggung sebelumnya, penderita asam urat wajib menjaga pola makan. Caranya adalah dengan memilih untuk mengonsumsi makanan rendah purin.

Jika Anda ingin mengonsumsi makanan dengan kandungan purin sedang, batasi jumlah makanan tersebut dan biasakan minum segelas air putih sebelum maupun sesudah makan.

Pada umumnya, seseorang dapat mengonsumsi 600–1.000 miligram purin setiap harinya. Namun, penderita penyakit asam urat sangat dianjurkan untuk mengurangi konsumsi purin menjadi 100–150 miligram per hari.

Berbicara tentang kandungan purin, kebanyakan jenis kacang tergolong makanan rendah purin, dan mengandung kurang lebih 40 miligram purin per cup. Berdasarkan studi tahun 2010, kacang termasuk pilihan makanan sehat yang dapat dikonsumsi oleh penderita asam urat.

Bahkan, konsumsi 10–15 kacang per hari dapat menjadi sumber tambahan protein. Namun demikian, tidak semua kacang baik untuk penderita asam urat. Ada jenis kacang yang lebih baik dihindari karena kandungan purinnya yang tinggi.

Baca Juga: Lifebuoy x MNC Peduli Ajak Masyarakat Berbagi Kebaikan dengan Donasi Rambut, Catat Tanggalnya!

Kacang yang Aman untuk Asam Urat

Kacang tetap bisa dinikmati oleh penderita asam urat. Namun, tentunya tidak semua kacang bisa bebas Anda konsumsi. Jenis-jenis kacang yang aman untuk asam urat, yaitu:

- Kenari (walnut)

- Almond

- Kacang mete (cashew)

- Macadamia

- Pecan

- Pine nut

- Chestnut

- Hazelnut

- Pistachio

Adapun Ukuran porsi standar untuk kacang adalah sekitar 1 ons. Perlu Anda ketahui, satu porsi kacang almond mengandung 10 miligram purin. Sementara itu, pada satu ons kenari hanya terkandung 7 miligram purin. Karena kandungan purin yang tergolong rendah, kedua pilihan kacang ini bisa menjadi pilihan camilan Anda.

Kacang yang Sebaiknya Dihindari Pasien Asam Urat

Tidak semua kacang aman untuk asam urat. Anda harus mengetahui jenis kacang yang sebaiknya dihindari. Jenis kacang yang tidak boleh dikonsumsi penderita asam urat adalah kacang tanah. Pasalnya, dalam satu ons kacang tanah terkandung kurang lebih 22 miligram purin.

Selain itu, kacang sebaiknya dikonsumsi sebagai camilan, bukan pengganti makanan utama. Jangan lupa batasi pula porsi kacang yang dikonsumsi agar tidak berlebihan.

Pastikan Anda minum air putih setidaknya 8–9 gelas dalam sehari, supaya proses pelarutan asam urat di dalam tubuh berlangsung dengan lebih baik. Apabila gejala asam urat tiba-tiba muncul, jangan sungkan untuk segera berobat ke dokter guna mendapatkan penanganan lebih lanjut.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini