Share

Butuh Banyak Syarat Sebut Hepatitis Akut Jadi Pandemi

Antara, Jurnalis · Selasa 17 Mei 2022 16:22 WIB
https: img.okezone.com content 2022 05 17 481 2595546 butuh-banyak-syarat-sebut-hepatitis-akut-jadi-pandemi-l3kX3xkHt6.jpg Anak terkena hepatitis akut (Foto: Verywell health)

KETUA Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Prof. Zubairi Djoerban mengatakan, sejatinya membutuhkan banyak syarat untuk dapat menyebut hepatitis akut akan menjadi sebuah pandemi.

“Ini pertanyaan yang sulit. Kecenderunganya untuk menyebar memang jelas sekali. Namun untuk menyebutnya menjadi pandemi, perlu banyak syarat lain,” kata Zubairi.

 anak kena hepatitis akut

Zubairi menuturkan, penyebaran kasus sudah sejak bulan Oktober pada tahun 2021, kini kasus sudah ada 300 kasus di sekitar 20 negara. Artinya, penyebaran hepatitis akut cukup cepat dan dapat dikatakan berbahaya.

Selain itu, bila melihat kondisi secara global, sebanyak 160 kasus di Inggris dapat disembuhkan.

Namun dengan catatan 11 orang di antaranya harus melakukan transplantasi lever (hati), akibat adanya kelainan pada hati yang sangat berat dan berpotensi menyebabkan kematian. Sementara di Amerika sudah melaporkan lima kasus kematian akibat hepatitis akut.

Di Indonesia sendiri, Kementerian Kesehatan sudah melaporkan ada tujuh kasus kematian. Walaupun telah diketahui bahwa hepatitis akut menyebar dengan cepat dan berpotensi menyebabkan kematian, penyakit misterius itu harus terus dipantau dan diteliti lebih lanjut perkembangannya.

 BACA JUGA:Cegah Hepatitis Akut Lewat Disiplin Protokol Kesehatan dan Cuci Tangan

Apalagi dengan adanya Adenovirus, kata Zubairi, yang selain dapat menular melalui batuk, bersin dan membuat pneumonia, juga berpotensi menular melalui oral-fecal (penularan lewat saluran pencernaan yang ditularkan melalui mulut).

“Walaupun Adenovirus yang lain itu bisa menular lewat batuk, pilek dan bersin termasuk bisa membuat pneumonia, tapi Adenovirus yang lain sebagian besar adalah oral-fecal. Walaupun potensial bisa juga lewat droplets, intinya tidak mudah menjawab pertanyaan ini namun potensi untuk wabah jelas ada,” ujar dia.

Namun menurutnya, potensi hepatitis akut untuk menjadi sebuah wabah sudah jelas ada. Oleh karenanya, ia meminta semua pihak untuk terus waspada dan terus disiplin menggunakan masker hingga terbiasa agar kesehatan dapat terjaga, termasuk menerapkan hidup yang bersih.

Kepada orangtua, Zubairi mengimbau untuk segera membawa anak ke rumah sakit bila anak menunjukkan terkena gejala hepatitis akut seperti terkena diare, mengalami sakit perut, mata berwarna kuning, air kencing menjadi cokelat dan feses berwarna pucat untuk mendapatkan penanganan medis secepatnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini