Share

Waspada! Daging Hewan Terinfeksi PMK Tak Berbeda dengan Daging Sehat

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Rabu 18 Mei 2022 16:38 WIB
https: img.okezone.com content 2022 05 18 298 2596197 waspada-daging-hewan-terinfeksi-pmk-tak-berbeda-dengan-daging-sehat-HHvBTiJBJB.jpg Daging terinfeksi PMK tak beda dengan daging biasa (Foto: Times of india)

PENYAKIT mulut dan kuku atau PMK sedang mewabah pada hewan berkuku dua di banyak wilayah. Pemerintah memastikan penyakit ini tidak menyebar ke manusia.

Meski tak menular ke manusia, masyarakat diminta untuk waspada pada daging potong yang dibeli di pasar. Sebab, daging potong yang terinfeksi penyakit kuku dan mulut tidak menunjukkan ciri khusus.

 daging

"Daging terinfeksi penyakit kuku dan mulut tidak bisa dibedakan dengan daging sehat," terang Dokter Hewan drh Aisyah Purnomosari pada MNC Portal, Rabu (18/5/2022).

Tapi, kata drh Ais, sapaan akrabnya, pada jeroan bisa dikenali. "Kalau jeroan, babatnya itu ada lepuh dan erosi, sedangkan pada jantung ada tanda tiger zone-nya," terang drh Ais.

Ia pun menegaskan bahwa daging terinfeksi penyakit kuku dan mulut tidak mengeluarkan bau yang khas, sehingga masyarakat sukar mengenali itu daging potong yang asalnya dari hewan berpenyakit kuku dan mulut.

"Pun dari baunya, daging terinfeksi penyakit kuku dan mulut tidak mengeluarkan bau yang berbeda jika dibandingkan dengan daging potong dari hewan sehat," tambah drh Ais.

 BACA JUGA:Ada Wabah PMK, Masyarakat Lebih Waspada Beli Daging Sapi

Karena hanya babat yang menunjukkan perbedaan tampilan, drh Ais mengingatkan kepada masyarakat, khususnya penjual daging untuk tidak menjual babat yang tidak berkualitas.

"Kalau jantung sudah terlihat tidak sehat, maka jantung dan babat harus dimusnahkan, jangan dijual ke masyarakat," saran drh Ais.

Dalam kesempatan itu juga drh Ais memberikan tips sederhana sebelum mengolah daging agar terhindari dari risiko masalah kesehatan.

"Kalau beli daging segar, segera rebus matang 100 derajat celcius selama 30 menit saja, jangan dicuci. Kalau pun mau disimpan, simpan di kulkas selama 24 jam baru dipindahkan ke freezer," tambah drh Ais.

"Mencuci daging potong akan menjadi bahaya karena air bekas cucian mengalir ke sungai atau sumber minum hewan rentan, ini berisiko menyebarkan penyakit ke hewan rentan tersebut," katanya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini