Share

Jangan Salah, Pahami 8 Tips Membersihkan Area Kewanitaan

Tim Okezone, Jurnalis · Rabu 18 Mei 2022 18:34 WIB
https: img.okezone.com content 2022 05 18 481 2596243 jangan-salah-pahami-8-tips-membersihkan-area-kewanitaan-TjUpzRUYQs.jpg Ilustrasi Miss V. (Foto: Shutterstock)

MENJAGA kebersihan area kewanitaan memang sangat penting. Pasalnya, ketika tidak dibersihkan bukan tidak mungkin seseorang terkena penyakit kelamin atau mungkin mengeluarkan bau yang tidak sedap.

Tapi, tidak sedikit wanita yang melakukan kesalahan dalam membersihkan Ms V. Misal, dengan sembarangan menggunakan produk-produk pembersih yang justru dapat memicu peradangan dan mengubah pH Ms V yang semestinya. Melansir KlikDokter, berikut tips yang harus diperhatikan ketika memberishkan Ms V.

Perhatikan Bagian Ms V yang Harus Dibersihkan

Menurut American College of Obstetricians and Gynecologists, Ms V memiliki mekanisme untuk membersihkan dirinya sendiri. Karena itu, Anda tidak disarankan untuk mencuci bagian dalam atau liang Ms V. Meski demikian, Anda tetap perlu membersihkan bagian luar Ms V atau vulva.

Jika Anda mencuci bagian dalam Ms V, hal ini diketahui dapat menyebabkan banyak masalah. Pasalnya, daerah tersebut juga mengandung banyak bakteri "baik" yang berfungsi untuk menjaga keseimbangan pH idealnya yang sedikit asam. PH asam ini akan mempersulit bakteri "jahat" untuk menginfeksi Ms V.

Saat Anda mencuci bagian dalam Ms V, justru hal ini akan mengganggu keseimbangan bakteri. Alhasil, vaginosis bakterialis, infeksi jamur, dan iritasi lainnya bisa terjadi. Selain mencuci vulva, ada baiknya juga Anda mencuci anus dan area di antara vulva dan anus setiap harinya.

Vagina

Jangan Asal Menggunakan Sabun

Dalam membersihkan Ms V, cara yang penting diketahui adalah hindari penggunaan sabun. Vagina memiliki banyak bakteri “baik” yang membantu menjaga pH tetap seimbang dan ideal, yaitu sedikit asam. Tingkat keasaman Ms V berkisar antara 3,8-4,5. Kondisi ini dapat membuat bakteri “jahat” menjadi sulit untuk menginfeksi Ms V.

Produk pembersih kimia seperti sabun, spray, atau gel untuk membersihkan Ms V akan mengganggu keseimbangan bakteri yang ada. Hal ini dapat menyebabkan infeksi bakteri, infeksi jamur, dan masalah lainnya.

Bersihkan Vagina Menggunakan Air Hangat atau Air Bersih

Anda memang tidak disarankan untuk menggunakan sabun atau produk kebersihan lainnya, karena dapat mengganggu keseimbangan bakteri yang ada di Ms V. Oleh karena itu, cara membersihkan miss v sebaiknya hanya dilakukan dengan air hangat atau air bersih.

Bersihkan bagian dengan lipatan-lipatan yang memungkinkan adanya kotoran terselip. Ingat, Anda hanya dianjurkan untuk membersihkan bagian vulva, jadi sebaiknya hindari tindakan memasukkan air, apalagi sabun ke dalam Ms V.

Rutin Mengganti Pembalut Saat Menstruasi

Kebersihan Ms V harus benar-benar Anda perhatikan, terutama ketika sedang menstruasi. Anda harus lebih ekstra karena penggunaan pembalut membuat area di luar Ms V lembap.

Saat menstruasi, jangan lupa untuk rutin mengganti pembalut. Apalagi ketika pembalut sudah terasa lembap atau basah. Jangan lupa mencuci area di sekitar Ms V dan anus menggunakan air.

Perhatikan Arah Membersihkan Vagina

Alat bilas seperti semprotan atau bidet memudahkan Anda membersihkan area sekitar organ intim setelah buang air besar atau buang air kecil. Namun, arah air dari alat ini memudahkan kotoran, bakteri, atau virus yang berasal dari anus mencapai Ms V.

Dalam membersihkan Ms V, cara yang bisa Anda lakukan adalah dengan membilas dari bagian depan ke belakang, atau dari bagian vulva ke anus, bukan sebaliknya.

Mengapa demikian? Apabila Anda membersihkan dengan arah dari anus ke vulva, bakteri yang ada di anus dapat terbawa ke vulva hingga Ms V. Hal ini dapat menyebabkan terjadinya infeksi. Karena alasan inilah sebetulnya toilet dengan semprotan air yang terpisah lebih dianjurkan. Pasalnya, Anda lebih bisa mengatur arah semprotan air.

Hindari Menggunakan Produk Penghilang Bau

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, jangan gunakan produk kebersihan apa pun untuk membersihkan vulva Anda. Baik itu produk pembersih maupun produk pengharum.

Banyak produk douching yang mengklaim dapat menghilangkan bau dan membersihkan Ms V. Namun, cara membersihkan Ms V atau area kewanitaan yang baik tidak mencakup penggunaan produk ini.

Selain tidak dibutuhkan, produk ini hanya akan mengiritasi vulva dan Ms V Anda. Vagina yang sehat adalah yang berbau khas seperti Ms V pada umumnya. Ingatlah, tidak ada Ms V yang tidak berbau. Namun, jika bau Ms V Anda tercium sangat amis atau menyengat, segera konsultasikan kepada dokter karena kondisi tersebut bisa menandakan adanya infeksi.

Rutin Membersihkan Vagina, Tetapi Tidak Sering

Rutin membersihkan Ms V tentu saja penting. Hal ini dilakukan untuk mencegah penumpukan cairan Ms V. Namun, perlu diketahui, Anda tidak dianjurkan membersihkan Ms V terlalu sering. Pasalnya, jika Anda terlalu sering membersihkan Ms V bagian luar, risiko terganggunya kelembapan alami Ms V dapat meningkat.

Jagalah Vagina Anda Tetap Kering

Kondisi lembap dapat menjadi area tempat pertumbuhan jamur dan memicu keputihan. Oleh karena itu, setelah buang air kecil atau besar, jangan pernah lupa untuk mengeringkan Ms V. Jika tidak ada tisu, cobalah tunggu sejenak hingga tidak terlalu basah. Anda juga dapat menggunakan handuk khusus untuk mengelap Ms V.

Selain itu, bahan celana dalam yang tidak menyerap keringat berisiko lebih tinggi menyebabkan Ms V lembap. Jadi, pilihlah bahan celana dalam yang dapat menyerap keringat dengan baik, seperti katun.

Ingat, Ms V punya mekanisme untuk membersihkan dirinya sendiri. Jadi, produk-produk kebersihan yang ada di pasaran tidak dianjurkan untuk digunakan. Anda dapat mempraktikkan cara membersihkan Ms V di atas untuk menjaganya tetap sehat.

Apabila terdapat keluhan pada Ms V seperti gatal, berbau menyengat, dan mengeluarkan cairan berwarna, Anda dapat segera berkonsultasi dengan dokter untuk mendapat penanganan yang tepat. Semoga bermanfaat!

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini