Share

2 Penyebab Bisul Pada Bayi, Bisa Jadi Alergi Susu

Rina Anggraeni, Jurnalis · Rabu 18 Mei 2022 14:32 WIB
https: img.okezone.com content 2022 05 18 612 2595968 2-penyebab-bisul-pada-bayi-bisa-jadi-alergi-susu-pfstr4VLiC.jpg Ilustrasi Anak Bayi. (Foto: Shutterstock)

BEBERAPA Penyebab bisul pada bayi memang harus diwaspadai, karena membuat para orangtua khawatir. Salah satu permasalahan yang sering terjadi pada kulit adalah munculnya bisul. Bisul muncul karena adanya infeksi kulit pada folikel rambut atau kelenjar minyak pada bawah kulit.

Umumnya, bisul disertai dengan titik putih ‘mata’. Namun, ternyata ada juga kondisi dimana bisul tumbuh tanpa adanya titik putih yang menonjol. Kondisi ini disebut sebagai bisul tanpa mata.

Penyebab bisul pada bayi juga bisa terjadi. Umumnya, bisul memiliki ciri berupa benjolan yang berwarna kemerahan yang berisi nanah di dalamnya. Tapi, secara penampilan ciri-ciri bisul tanpa mata mudah dibedakan dengan bisul dengan mata. Ciri paling kentara adalah tidak adanya titik putih pada benjolan bisul atau yang biasa disebut sebagai pastula dalam dunia medis.

Bisul bisa tumbuh di bagian tubuh mana saja, seperti wajah, ketiak, bokong, punggung, dan dada. Untuk ukurannya pun berbeda-beda, ada yang sebesar kacanng polong hingga sebesar bola golf.

Berikut penyebab bisul pada bayi yang dirangkum okezone:

Bisul pada bayi

Infeksi Bakteri

infeksi bakteri Staphylococcus aureus yang secara khusus menyerang folikel rambut. Bakteri ini mampu bertahan hidup di dalam hidung, mulut, bahkan kulit manusia, tetapi umumnya tidak membahayakan. Bakteri ini juga bisa masuk ke dalam kulit bayi akibat goresan dan luka terbuka yang menjadi pintu masuk bakteri ini.

Dengan masuknya bakteri, infeksi akan muncul dan membuat sel-sel darah putih bekerja untuk menangkal infeksi tersebut. Oleh karena itu, bisul biasanya disertai dengan nanah yang merupakan sel-sel darah putih yang telah mati dan kemudian membentuk benjolan bisul.


Alergi Makanan

Alergi makanan juga menjadi salah satu penyebab bisul pada bayi.Para ibu wajib menghindari makanan penyebab alergi pada bayi seperti kacang, telur, atau bahkan susu formula.

Sistem kekebalan tubuh bayi memang masih sangat lemah, sehingga ibu wajib memperhatikan juga kebersihan makanan bayi, tempat ia tidur, dan tempat ia bermain. Selain itu, ibu juga wajib memperhatikan cara mencuci perlengkapan makan dan baju bayi agar selalu steril dari bakteri atau virus penyebab penyakit.

(mrt)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini