Share

Podcast Aksi Nyata Perindo: 3 Cara agar Generasi Muda Menghargai Kearifan Lokal

Syifa Fauziah, Jurnalis · Kamis 19 Mei 2022 18:24 WIB
https: img.okezone.com content 2022 05 19 612 2596962 podcast-aksi-nyata-perindo-3-cara-agar-generasi-muda-menghargai-kearifan-lokal-LlFTUZ6Q0f.jpg Podcas Aksi Nyata Perindo (Foto: YouTube/Partai Perindo)

SEBAGAI orang Indonesia, tentu kita bangga dengan segala kearifan lokal yang dimiliki. Tak hanya sekedar bangga, kita juga harus memiliki rasa menghargai dan menghormati apalagi bila mengunjungi suatu tempat atau daerah yang asing bagi kita.

Hal itu juga disampaikan oleh Juru Bicara Partai Perindo, Ike Suharjo. Ike mengatakan penting bagi kita terutama generasi muda untuk menghargai kearifan lokal dimulai dari cara yang sederhana.

Podcast Aksi Nyata Perindo

"Misalnya kalau berkunjung ke suatu daerah, kita harus mengikuti aturan yang ada dan jangan dilanggar. Seperti melakukan asusila di tempat yang tidak dianjurkan, berkata kasar, dan lainnya," jelas Ike dalam Podcast Aksi Nyata #DariKamuUntukIndonesia dengan tema Tema: Dibalik Cerita KKN di Desa Penari, Ada Kearifan Lokal yang Harus Dijaga, Kamis (19/5/2022).

BACA JUGA : Di Balik Cerita Film KKN di Desa Penari, Ada Kearifan Lokal yang Harus Dijaga

Ike mengaku miris dengan perilaku beberapa anak muda yang justru menyepelekan aturan adat suatu daerah sehingga menimbulkan hal yang tidak diinginkan.

Namun tak perlu khawatir, Ike memiliki solusi untuk para orang tua agar anak-anaknya bisa membangun sikap menghormati kearifan lokal saat berada di suatu daerah. Berikut ulasannya.

1. Pendidikan di rumah

Cara yang pertama bisa dibangun dari rumah. Orang tua bisa mengajarkan norma yang tidak ada di sekolah. Misalnya dari bagaimana berlaku sopan santun kepada orang tua.

Bagi Ike ritual mudik jadi salah satu bentuk mengajarkan anak tentang pentingnya menghargai kearifan lokal lho.

"Kita mengajarkan ke anak-anak ini lho asal mula mamamu, lahir di sini. Kita juga mulai mengajak anak-anak untuk ke cagar budaya, melakukan perjalanan spiritual juga. Dari situ mereka akan mengerti dan memahami," tuturnya.

2. Pendidikan di sekolah

Bagi Ike, setiap sekolah atau universitas harus memiliki pendidikan berbasis kebudayaan dan kearifan lokal. Beberapa universitas juga sudah ada pendidikan seperti ini.

"Di sini para mahasiswa diajarkan tentang pendidikan karakter. Pendidikan karakter ini masuk ke sub kearifan lokal. Sejauh ini masih hanya sebatas teori, tapi saya mau nanti para mahasiswa wajib datang ke daerah mereka untuk meriset apa saja kearifan lokal di daerah setempat. Itu harus ada, dengan begitu mereka tau diri mereka seperti apa dan karakter mereka seperti apa," bebernya.

3. Peran pemerintah

Dan yang terakhir tentu saja peran serta pemerintah. Menurut Ike pemerintah harus mendorong dan memberi perhatian terhadap kebudayaan lokal daerah setempat dan melakukan bekerjasama dengan organisasi atau lembaga yang mempromosikan budaya setempat.

"Sebenarnya saya mengapresiasi untuk motoGP yang kemarin. Ada kearifan lokal yang sangat mendunia dan karyanya itu didukung juga oleh pemerintah kita Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. Jadi saya sangat mengapresiasi, dibalik kehebatan itu ternyata ada kearifan lokal yang ada di Lombok," tutup Ike.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini