Share

Waspadalah, Gangguan Tidur yang Tidak Ditangani Tingkatkan Risiko Penyakit

Tim Okezone, Jurnalis · Jum'at 20 Mei 2022 22:30 WIB
https: img.okezone.com content 2022 05 20 612 2597481 waspadalah-gangguan-tidur-yang-tidak-ditangani-tingkatkan-risiko-penyakit-dLKvv64V4Z.jpg Mengalami gangguan tidur (Foto: CTV news)

SAAT ini memiliki kualitas tidur yang baik jadi salah satu hal yang diperlukan. Meski tampak sederhana, namun kualitas tidur yang baik dapat memberikan imunitas tubuh yang kuat agar tidak mudah terinfeksi Covid-19.

Sayangnya selama masa pandemi banyak orang yang mengalami kesulitan tidur karena stres, kesibukan yang tinggi, serta pola hidup tidak sehat. Tentunya kebiasaan yang tidak baik ini harus diubah agar tidak memengaruhi kesehatan di kemudian hari.

 susah tidur

Praktisi Kesehatan Tidur, dr. Andreas Prasadja, RPSGT menjelaskan, gangguan tidur yang tidak ditangani dengan baik dapat meningkatkan risiko. Risiko tersebut antara lain kelelahan mental, tidak fokus, dan munculnya penyakit lain seperti hipertensi dan penyakit jantung.

“Untuk mendapatkan tidur yang berkualitas, seseorang perlu memerhatikan dua hal, yaitu jam internal dan durasi terjaga. Jam internal mengontrol siklus tidur-bangun 24 jam melalui pengaruh cahaya dan melatonin,” terangnya belum lama ini.

Ia pun memberikan contoh, misalnya, pada malam hari (ketika tidak ada cahaya), tubuh memproduksi melatonin untuk membuat seseorang mengantuk, begitu juga sebaliknya. Sementara durasi terjaga memengaruhi otak dalam mengakumulasi zat yang menimbulkan rasa kantuk.

 BACA JUGA:Kucing Ternyata Banyak Habiskan Waktu untuk Tidur, Apa Penyebabnya?

“Oleh sebab itu seseorang yang terjaga dalam waktu lama akan lebih mudah tertidur. Tidur terbaik adalah ketika kita dapat menyinkronkan durasi terjaga dengan jam internal,” tuntasnya.

(DRM)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini