Share

Apakah Covid-19 Varian BA.4 dan BA.5 Berbahaya? Ini Kata Ahli Kesehatan

Kevi Laras, Jurnalis · Minggu 22 Mei 2022 11:05 WIB
https: img.okezone.com content 2022 05 22 481 2598215 apakah-covid-19-varian-ba-4-dan-ba-5-berbahaya-ini-kata-ahli-kesehatan-csxY4L3Hx5.jpg Ilustrasi covid-19 varian BA.4 dan BA.5 turunan omicron. (Foto: Timesofindia)

MUCUL jenis baru dari covid-19 varian BA.4 dan BA.5. Ini disebut-sebut memicu kenaikan jumlah kasus infeksi virus corona di beberapa negara. Namun menimbulkan pertanyaan, apakah varian tersebut benar-benar berbahaya? Berikut kata ahli kesehatan.

Menurut dr Muhammad Fajri Adda'i, dokter relawan covid-19 sekaligus edukator kesehatan, sejauh ini BA.4 dan BA.5 tidak bisa dipastikan sebagai varian berbahaya. Sebab, tidak ada bukti penelitian yang menyatakan varian turunan dari omicron (BA.2) itu berbahaya.

Baca juga: Kemenkes: Achmad Yurianto Sosok Guru, Panutan, dan Bapak 

Namun, ia mengatakan varian ini kategori yang mudah menular, mengingat turunan dari dari omicron. "Merupakan turunan omicron, sebenarnya sama saja karena sejauh ini belum berbahaya. Kalau cepat menular mungkin, sebab di Amerika belum menunjukkan bahwa ini berbahaya," tutur dr Fajri ketika dikonfirmasi MNC Portal, Minggu (22/5/2022).

Sehubungan dengan omicron, dr Fajri menambahkan bahwa varian ini cenderung aman bagi mereka yang sudah divaksinasi. Dia menerangkan, BA.2 tidak begitu berat atau menyebabkan kelonjakan kematian.

Baca juga: Eks Jubir Covid 19 Achmad Yurianto Meninggal Dunia Hari Ini 

Sementara varian BA.4 dan BA.5 dinyatakan sebagai subvarian mirip dengan omicron BA.2, dan saat ini dominan di Inggris, Eropa Kontinental, dan AS.

"Terbukti BA.4 dan BA.5 ini belum menunjukkan kelonjakan, seperti omicron yang telah terbukti tapi tidak menyebabkan kelonjakan kematian hanya jumlah kasus," jelas dr Fajri.

Hal tersebut juga dikatakan oleh ahli kesehatan luar negeri bahwa varian BA.4 dan BA.5 lebih menular. Bahkan, diterangkan bahwa varian induk aslinya omicron dianggap lebih lembut "tidak berbahaya".

"Omicrons adalah keluarga sangat menular. Ada beberapa data yang mengatakan bahwa subvarian ini bahkan lebih menular. Apakah mereka memiliki kapasitas untuk menghasilkan penyakit yang lebih parah? Saat ini, jika ada, omicron tampaknya berada di pihak yang lebih lembut," ujar Profesor William Schaffner dilansir laman Medical News Today.

Baca juga: Masyarakat Sudah Boleh Lepas Masker, Yuk Sedia Alat Tes Covid-19 Mandiri di Rumah 

Perlu diketahui, Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada 4 Mei 2022 menyatakan covid-19 varian BA.4 dan BA.5 masih dalam pengujian.

Lalu pada 12 Mei, Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Eropa (ECDC) mengklasifikasi ulang BA.4 dan BA.5 sebagai varian yang menjadi perhatian. Sebab, persebaran keduanya sudah terjadi di banyak negara, bahkan sampai Singapura.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini