Share

Hadapi Ancaman Wabah Cacar Monyet-Virus Hendra, Wamenkes: Perlu Penguatan Pengawasan dan Karantina

Kevi Laras, Jurnalis · Selasa 24 Mei 2022 10:40 WIB
https: img.okezone.com content 2022 05 24 481 2599231 hadapi-ancaman-wabah-cacar-monyet-virus-hendra-wamenkes-perlu-penguatan-pengawasan-dan-karantina-ifS0qgD6j7.jpg Wamenkes RI (Foto: YouTube/Komisi IX DPR RI Channel)

PENYAKIT cacar monyet telah menjadi wabah di berbagai negara. Bagaimana Indonesia mengantisipasi penyakit ini agar tidak mewabah di Tanah Air?

Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) Dante Saksono Harbuwono mengatakan perlu adanya pengawasan hingga karantina. Hal tersebut ia sampaikan dalam rapat kerja bersama Komisi IX DPR RI. Dante menambahkan bahwa aturan tersebut juga berlaku bagi virus Hendra yang keduanya, termasuk emerging disease.

Namun, dia menjelaskan bahwa sejauh ini kedua wabah tersebut, belum ditemukan di Indonesia. "Di tempat kita belum terdapat kasus yang bisa kita identifikasi," kata Wamenkes Dante, dikutip dari YouTube Komisi IX, Selasa (24/5/2022). 

Lebih lanjut, ia mengatakan dalam menghadapi ancaman emerging disease. Bisa melakukan penguatan di fungsi pengawasan dan karantina dengan konsep One Health.

BACA JUGA : Mengenal 2 Jenis Virus Cacar Monyet, Varian Afrika Barat dan Congo Basin

Seperti memantau populasi hewan untuk mengenali potensi penyakit yang bisa menjadi pandemi berikutnya. "Memang harus kita waspadai emerging disease ini. Perlu dilakukan penguatan proses kekarantinaan kesehatan di masyarakat dan surveillance-surveillance untuk penyakit emerging disease," jelasnya

BACA JUGA : Lebih Berbahaya Mana, Cacar Air atau Cacar Monyet?

Perlu diketahui, Wamenkes Dante mengungkapkan peyakit tersebut bersumber dari hewan yang bisa kemudian virusbya menginfeksi manusia. "Fenoma one man health ini, adanya keracunan pada obat atau lingkungan bahwa terutama berasal dari hewan sehingga mungkin menginfeksi manusia," ucap Dante

Sehubungan dengan aturan karantina bagi penderita cacar monyet, negara Belgia mengumumkan akan memberlakukan selama 21 hari. Keputusan itu diambil setelah, ada tiga warga Belgia, yang didiagnosa tertular virus cacar monyet.

Gejala cacar monyet

Menurut catatan Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC), cacar monyet adalah penyakit langka yang disebabkan oleh infeksi virus monkeypox. Virus cacar monyet termasuk dalam genus Orthopoxvirus, famili Poxviridae.

Penyakit ini pertama kali ditemukan pada 1958 ketika dua penyakit mirip cacar terjadi di koloni monyet yang tengah diteliti. Itu kenapa nama penyakitnya cacar monyet.

Kasus pertama cacar monyet pada manusia tercatat pada 1970 di Kongo. Bicara soal gejala cacar monyet, ada tanda yang perlu Anda ketahui, seperti:

Gejala Cacar Monyet

1. Demam, bahkan bisa disertai menggigil

2. Sakit kepala

3. Pembesaran kelenjar getah bening

4. Nyeri otot

5. Lelah

6. Pada beberapa kasus disertai batuk atau sakit punggung

7. Ruam yang menyebar ke seluruh tubuh, yang menjadi pustula

"Gejala ini berlangsung selama sekitar 2-4 minggu dan sebagian besar pasien akan sembuh sendiri. Tapi, jika kekebalan tubuh pasien lemah, komplikasi serius bisa saja terjadi bahkan bisa sebabkan kematian," terang laman Daily News. 

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini