Share

Cacar Monyet Diduga Menyebar lewat Droplet, Batuk dan Bersin Bisa Jadi Sumber Penyebaran

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Rabu 25 Mei 2022 11:46 WIB
https: img.okezone.com content 2022 05 25 481 2599947 cacar-monyet-diduga-menyebar-lewat-droplet-batuk-dan-bersin-bisa-jadi-sumber-penyebaran-ApXQhco7eN.jpg Ilustrasi Bersin Jadi Penyebab Cacar Monyet. (Foto: Shutterstock)

BEBERAPA negara di Eropa mulai melaporkan adanya serangan virus cacar monyet. Virus yang cukup langka ini, menginfeksi mereka yang bahkan tidak bepergian ke Afrika.

Memang, cacar monyet adalah penyakit menular yang penyebaran virusnya didominasi akibat paparan cairan lesi di kulit. Kontak erat dengan pasien berisiko tinggi terinfeksi penyakit ini.

"Penyebaran utama cacar monyet melalui kontak langsung. Artinya, seseorang sangat mungkin terinfeksi virus cacar monyet jika bersentuhan dengan pasien atau monyet infeksius secara langsung atau memegang benda yang terkontaminasi virus," papar Juru Bicara Kementerian Kesehatan Mohammad Syahril di Webinar, Selasa (24/5/2022).

Tapi, fakta lain yang cukup mengkhawatirkan adalah virus cacar monyet disinyalir bisa menyebar lewat droplet juga. Karena itu, Syahril mengimbau masyarakat agar berhati-hati. "Ada data menyebutkan, cacar monyet disinyalir menyebar lewat droplet sebesar 18%. Ini harus jadi catatan bersama agar kita lebih berhati-hati," terangnya.

Cairan yang ada di tubuh pasien cacar monyet sangat infeksius. Virus cacar monyet ternyata ditemukan di lendir hidung maupun daerah mulut pasien. Itu kenapa, saat pasien cacar monyet bersin atau batuk, risiko penyebaran terjadi.

"Cairan di tubuh pasien cacar monyet sebagian besar mengandung virus. Itu kenapa, pasien harus sadar betul etika batuk dan bersin jika ada orang lain di sekitarnya," tambah Syahril.

Kementerian Kesehatan menegaskan bahwa hingga saat ini kasus cacar monyet belum ada di Indonesia. Mohammad Syahril pun menambahkan bahwa penyakit ini bisa sembuh sendiri dalam kurun waktu setidaknya 3 minggu, ditandai lepasnya koreng cacar dari kulit.

Meski bisa sembuh sendiri karena gejala yang muncul pun ringan, kelompok lansia dan mereka yang memiliki korbid perlu waspada. Sebab, jika terpapar virus cacar monyet, gejala yang dialami bisa parah atau menyebabkan komplikasi serius.

Sekadar informasi, virus cacar monyet bisa menular dari manusia ke manusia, meskipun awalnya berasal dari hewan atau kerap disebut sebagai zoonosis. Ada dua clade virus monkeypox: clade Afrika Barat dan clade Congo Basin (Afrika Tengah).

Nama monkeypox berasal dari penemuan awal virus pada monyet di laboratorium Denmark pada tahun 1958. Virus cacar monyet ditularkan dari satu orang ke orang lain melalui kontak dekat dengan lesi, cairan tubuh, tetesan pernapasan, dan bahan yang terkontaminasi seperti tempat tidur.

Perlu diketahui, cacar monyet biasanya sembuh sendiri tetapi parah pada beberapa individu, seperti anak-anak, wanita hamil atau orang dengan penekanan kekebalan karena kondisi kesehatan lainnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini